Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Soal Kabar FIFA Jatuhi Sanksi kepada Federasi Sepak Bola Malaysia, AFC Akhirnya Buka Suara

Habibul Adnan • Jumat, 25 Juli 2025 | 10:44 WIB

Soal Kabar FIFA Jatuhi Sanksi kepada Federasi Sepak Bola Malaysia, AFC Akhirnya Buka Suara
Soal Kabar FIFA Jatuhi Sanksi kepada Federasi Sepak Bola Malaysia, AFC Akhirnya Buka Suara
Lombok Post - Soal kabar FIFA menjatuhi sanksi kepada Federasi Sepak Bola Malaysia, AFC akhirnya buka suara.

Kabar FIFA menjatuhkan sanksi kepada Federasi Sepak Bola Malaysia berbuntut panjang sampai AFC buka suara.

Malaysia memang sempat diisukan mendapatkan sanksi FIFA terkait dugaan penyalahgunaan aturan naturalisasi pemain.

Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) diduga melakukan skandal dalam proses naturalisasi pemain.

Media Vietnam New Straits Times melaporkan bahwa muncul banyak desakan publik agar FIFA melakukan langkah investigasi.

federasBaca Juga: Ini Prediksi Dua Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia yang Masih Dirahasiakan PSSI

Mengacu regulasi FIFA mengenai perpindahan asosiasi pemain, terdapat dua jalur utama yang memungkinkan seorang pemain membela federasi sepak bola negara lain.

Pertama Residensi. Yaitu pemain harus menetap di negara tersebut selama minimal lima tahun berturut-turut setelah menginjak usia 18 tahun.

Kemudian garis keturunan. Artinya, pemain memiliki hubungan darah hingga generasi ketiga, yakni dari orang tua atau kakek-neneknya.

Pada kasus beberapa pemain naturalisasi Malaysia, sejumlah pemain belum pernah bermain di Liga Malaysia, maupun tinggal lama di negara tersebut.

Kemudian, dari jalur keturunan, diindikasi pemain keturunan tersebut diragukan memiliki darah Malaysia.

Dari sini mengemukakan kabar bahwa sejumlah pemain keturunan yang memperkuat tim nasional Malaysia menggunakan dokumen keturunan tidak valid.

Dugaan penyalahgunaan aturan naturalisasi pemain semakin berembus kencang saat Malaysia menggebuk Vietnam dengan skor 4-0 dalam lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Asia 2027 tanggal 10 Juni lalu.

Baca Juga: Dua Amunisi Baru Timnas Indonesia di Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Bukan Kaleng-kaleng. Media Vietnam Bahkan Bilang Begini

Dalam laga tersebut, Malaysia menurunkan lima pemain kelahiran Amerika Selatan, yakni Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Jon Irazabal, Joao Figueiredo, dan Facundo Garces.

Pelanggaran Serius Terhadap Regulasi FIFA

Skandal dalam naturalisasi pemain bisa menjadi pelanggaran serius terhadap regulasi FIFA. Yaitu dapat berujung pada sanksi.

Jika FAM terbukti melakukan penggunaan dokumen tidak valid, maka FIFA akan memberikan sanksi berat.

Pengamat sepak bola Indonesia Justinus Lhaksana dalam kanal podcast “Bukan Bincang Sepak Bola Biasa” pernah menyinggung soal ini.

Coach Justin mengemukakan bahwa sejumlah pemain keturunan yang memperkuat tim nasional Malaysia diduga menggunakan dokumen keturunan yang tidak valid.

Kata dia, sanksi terhadap pelanggaran ini cukup berat. Misalnya larangan bertanding bagi Timnas Malaysia dalam kompetisi resmi FIFA hingga tahun 2027.

Terkait partisipasi Malaysia U-23 dalam AFF U-23 2025, Coach Justin menyebut tetap dapat diikuti tim Malaysia.

Pasalnya, turnamen tersebut tidak terikat langsung oleh regulasi FIFA karena berada di bawah naungan Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF).

Meski demikian, hingga saat ini belum ada bukti atau konfirmasi resmi yang mendukung tuduhan tersebut.

Baik FIFA maupun AFC belum mengeluarkan pernyataan mengenai dugaan penyalahgunaan aturan naturalisasi oleh FAM.

 AFC Buka Suara

Asosiasi sepak bola Asia (AFC) buka suara terkait isu itu. AFC mengaku belum ada pemberitahuan resmi dari FIFA terkait sanksi terhadap FAM.

"Kami belum diberitahu tentang penangguhan apa pun. Lebih lanjut, jika ada, Asosiasi Sepak Bola Malaysia akan menjadi yang pertama mengetahuinya," ujar Sekretaris Jenderal AFC Datuk Seri Windsor Paul

Ia menambahkan, AFC tidak memiliki kewenangan dalam hal kelayakan pemain pada kompetisi internasional resmi.

"AFC tidak memiliki informasi karena hal tersebut berada di bawah yurisdiksi FIFA," ucap Paul seperti yang dilansir media olahraga Vietnam, Thethao.

Timor Leste Pernah Disanksi karena kasus serupa pada 2017

Situasi ini mengingatkan pada skandal naturalisasi oleh Federasi Sepak Bola Timor Leste pada tahun 2017 lalu.

Saat itu, FIFA dan AFC menyatakan sembilan pemain naturalisasi Timor Leste tidak sah karena tidak memenuhi syarat.

Akibatnya, Federasi Sepak Bola Timor Leste dijatuhi sanksi berat. Yaitu larangan bermain dalam kompetisi resmi FIFA.

Sehingga saat itu Timnas Timor Leste tidak ambil bagian dalam sebuah turnamen, yaitu kualifikasi Piala Asia 2023.

Federasi Sepak Bola Timor Leste diwajibkan melakukan reformasi sistem perekrutan pemain asing mereka.

Editor : Kimda Farida
#Timnas Malaysia #sanksi fifa #AFC buka suara #Federasi Sepak Bola Malaysia #kabar sanksi fifa