LombokPost--Mandalika Grand Prix Association (MGPA) mengirimkan enam putra-putri terbaik Nusa Tenggara Barat (NTB) berkarya menjalankan rangkaian event Kejuaraan Dunia Jet Ski atau Aquabike “The UIM-ABP Aquabike World Championship” yang berlangsung 12-17 Agustus 2024 di Balige, Danau Toba, Sumatera Utara.
Semingu kemudian, enam staf MGPA asal Nusa Tenggara Barat tersebut kembali melanjutkan tugasnya untuk menjalankan event “UIM F1H2O World Championship” atau Kejuaraan Dunia Powerboat pada 22-24 Agustus di tempat yang sama Danau Toba, Sumatera Utara.
Dalam kedua event internasional ini, MGPA berperan sebagai Event Organizer (EO) yang bertanggung jawab menjalankan event Kejuaraan Dunia Aquabike dan Powerboat. MGPA memastikan kedua event tersebut berlangsung dengan aman, baik, benar dan sukses.
Kegiatan yang dijalankan MGPA pada dua event kejuaraan dunia ini meliputi kegiatan yang berhubungan langsung dengan balapan atau race related, maupun kegiatan yang tidak berhubungan langsung dengan jalannya balapan atau non-race related.
MGPA memberikan kesempatan dan penugasan kepada staf MGPA asli Nusa Tenggara Barat, antara lain, M Awallutfi Andhika Putra, Ahmad Hambali, Nune Elga Purnama Aji, Sofyan Sauri, Reni Agustina, dan Khairil Alfandi.
Setiap hari, keenam staf ini lebih sering berada di Sirkuit Mandalika, menjalankan operasional harian sirkuit dan event-event besar di Sirkuit Mandalika.
M Awallutfi Andhika Putra mengatakan, sebagai Race Related Manager saya bertanggung jawab memastikan kesiapan paddock, venue, dan track dengan berkoordinasi bersama Paddock Coordinator serta stakeholder terkait seperti IMI, H2O, Basarnas, PolAirUd, Lantamal, dan Dandim.
Dhika sapaan akrabnya menambahkan, tugas yang diberikan kepadanya yakni menjamin kelancaran serta keamanan pelaksanaan race, pemenuhan kebutuhan race tools dan equipment, serta memastikan penerapan GCG dan administrasi yang baik dan tertib.
Sebagai bagian dari Lombok, kata dia, NTB merasa mendapatkan kesempatan berharga dengan bergabung di PT MGPA. Tidak hanya mendukung kegiatan di Mandalika, mereka juga dilibatkan dalam event internasional seperti F1 Powerboat dan Aquabike di Danau Toba.
"Hal ini menjadi bukti nyata bahwa putra daerah dapat memperoleh pengalaman internasional sekaligus memberi dampak positif kembali kepada Mandalika," ungkapnya.
Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria mengatakan, tujuan dari pengiriman staf MGPA yang berasal dari putra-putri daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut adalah menambah jam terbang atau pengalaman serta mengasah skill kemampuan dalam menyelenggarakan event kelas dunia.
"Kita semua tahu, putra-putri daerah ini yang akan melanjutkan tongkat estafet MGPA di masa yang akan datang dan meneruskan pengelolaan Sirkuit Mandalika," katanya.
Berbekal pengalaman menjadi committee event MotoGP, World Superbike, GT World Challenge Asia, event regional Asia dan balap Kejurnas, kata dia, putra-putri NTB ini siap ditugaskan menjadi committee event di manapun berada, karena secara mental dan skill telah ditempa di Sirkuit Mandalika.
Bahkan secara marathon seperti event Kejuaraan Dunia Jet Ski dan F1 Powerboat yang hanya jeda satu pekan, putra-putri yang merupakan staf atau karyawan MGPA dari Nusa Tenggara Barat ini selalu siap menjalankan tugas sesuai dengan jenis dan standar pekerjaan event yang menjadi tanggung jawabnya.
"Bayangkan, mereka jauh-jauh dari NTB, bekerja di MGPA sebagai pekerjaan pertama, dalam dua tahun sudah bisa berkomunikasi dengan penyelenggara asing (luar negeri) dan menjalankan event kejuaraan dunia international," ungkapnya.
Andhi sapaannya, tak menampik jika skill dan mental yang dimiliki putra-putri NTB ini tumbuh dan berkembang berkat didikan mental untuk selalu berani mencoba dan berbuat, pengalaman mereka jadikan sebagai guru yang terbaik. Rekan-rekan MGPA selalu berani dan mencoba kembali dengan gigih apabila gagal.
"Saya menekankan kepada rekan-rekan di MGPA untuk selalu belajar mengenai apapun dalam hidup, terlepas diluar pekerjaan utama. Karena pelajaran apapun, manfaatnya akan sangat besar bagi kehidupan masing-masing," kata Andhi.
Editor : Siti Aeny Maryam