Vinícius Junior dikabarkan meminta kenaikan gaji signifikan yang mencapai 30 juta euro per musim, setara dengan sekitar Rp510 miliar. Sementara itu, Real Madrid hanya bersedia menawarkan gaji sekitar 20 juta euro tanpa bonus besar. Situasi ini membuat negosiasi berjalan lambat, bahkan nyaris mandek selama beberapa minggu terakhir.
Tuntutan gaji Vinícius Junior dinilai berpotensi mengganggu struktur gaji internal Real Madrid. Klub khawatir apabila tuntutan tersebut dipenuhi, maka akan memicu permintaan serupa dari bintang lain seperti Kylian Mbappé dan Jude Bellingham. Real Madrid selama ini dikenal menjaga keseimbangan gaji antar pemain, dan manajemen klub menilai permintaan Vinícius bisa menjadi preseden yang berbahaya.
Baca Juga: Vinicius dan Real Madrid Memanas Karena Tuntutan Gaji
Negosiasi kontrak Vinícius Junior ini menjadi sorotan media olahraga Eropa, termasuk ESPN dan AS, karena bisa memengaruhi atmosfer ruang ganti serta rencana jangka panjang klub. Beberapa analis menyebutkan bahwa jika tidak ada titik temu dalam waktu dekat, Real Madrid bisa mempertimbangkan opsi lain, termasuk menjual sang pemain dengan nilai transfer tinggi, meskipun kemungkinan tersebut masih kecil.
Di sisi lain, ada rumor ketertarikan dari klub-klub Liga Pro Saudi terhadap Vinícius Junior. Namun hingga saat ini, belum ada tawaran resmi yang masuk, dan sang pemain juga belum menunjukkan minat untuk pindah dari Eropa.
Baca Juga: Ini Rencana Besar Florentino Jika Kesepakatan dengan Vinícius Gagal
Dengan kontrak Vinícius Junior Real Madrid yang belum menemui kesepakatan, masa depan sang winger masih menggantung. Fans kini menanti, apakah Vinícius akan tetap menjadi bagian penting dari Los Blancos, atau justru memilih jalan berbeda jika negosiasi kontraknya tetap buntu.
Baca Juga: FIFA Bakal Ubah Format Piala Dunia Antarklub, Real Madrid Desak, UEFA Meradang
Editor : Siti Aeny Maryam