LombokPost - Pesilat NTB tingkatkan porsi latihan jelang pelaksanaan PON Beladiri 2025 yang akan berlangsung di Kudus, Oktober mendatang.
Latihan ini intens dilakukan sebagai pemantapan atlet jelang PON Beladiri mendatang.
Yang latihan intens ini bagi atlet yang sempat turun pada PON lalu.
”Anak-anak mulai intens latihan. Khususnya yang turun di PON kemarin,” ujar Pelatih Pencak Silat NTB Mardiansyah.
Pria yang akrab disapa Dega ini menjelaskan pihaknya saat ini masih menunggu kepastian dari KONI NTB terkait PON Beladiri.
Karena pendaftaran atlet harus satu pintu melalui KONI NTB.
”Bagaimana mekanismenya kita masih menunggu. Insya Allah kita siap berangkat, yang penting pendaftaran atlet sudah diselesaikan,” katanya.
Cabor yang akan dipertandingkan dalam PON Beladiri adalah gulat, judo, jujitsu, karate, pencak silat, sambo, kempo, taekwondo, tarung derajat, dan wushu. Gulat akan mempertandingkan 12 nomor putra dan 6 nomor putri.
Judo mempertandingkan 9 nomor putra, 9 nomor putri, dan 1 nomor campuran.
Kemudian jujitsu mempertandingkan 9 nomor putra dan 6 nomor putri.
Karate menggelar pertandingan untuk 9 nomor putra dan 8 nomor putri. Pencak Silat mempertandingkan 10 nomor putra dan 6 nomor putri.
Sambo mempertandingkan 16 nomor putra dan 16 nomor putri.
Selanjutnya cabor kempo mempertandingkan 12 nomor putra dan 12 nomor putri. Taekwondo 11 nomor putra dan 11 nomor putri. Tarung derajat mempertandingkan 12 nomor putra dan 8 nomor putri. Sementara wushu terdiri dari 20 nomor putra dan 17 nomor putri.
PON Beladiri dilaksanakan KONI Pusat bekerjasama dengan Djarum Foundation akan digelar 11-26 Oktober.
Pelaksanaan PON Beladiri akan dimulai dengan pertandingan cabor taekwondo pada 12-14 Oktober dan judo pada 12-15 Oktober.
Kemudian cabor gulat dimulai 13-15 Oktober, disusul cabor tarung derajat pada 13-16 Oktober.
Pertandingan cabor pencak silat berlangsung 17-21 Oktober. Selanjutnya cabor sambo dan kempo dilaksanakan 18-21 Oktober.
Karate melaksanakan pertandingan 23-25 Oktober. Kemudian jujitsu digelar 24-25 Oktober. Ditutup dengan wushu yang berlangsung 24-26 Oktober.
Terpisah Wakil Ketua KONI NTB Agus Suharyan mengatakan KONI NTB akan menggelar pertemuan dengan pengprov cabor membahas PON Beladiri.
”Rencananya besok kita rapat bersama cabor. Khususnya cabor yang dipertandingkan di PON Beladiri,” katanya.
Agus menambahkan dalam rapat tersebut akan dijabarkan terkait PON Beladiri kepada cabor. Termasuk juga mekanisme sebagai peserta di multievent khusus olahraga beladiri tersebut. (puj/r8)
Editor : Pujo Nugroho