LombokPost-Kali pertama digelar di Sirkuit Internasional Mandalika, ajang bergengsi Pocari Sweat Run 2025 diharapkan menjadi event tahunan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Peluang ini pun terbuka lebar, melihat antusiasme peserta mengikuti ajang ini pada kategori 4,3 kilometer yang menempuh rute satu putaran pada sore hari di sirkuit kebanggaan masyarakat Indonesia.
“Tentunya kita akan evaluasi, kalau selama runners (pelari, red) happy kita akan lanjut (tahun depan, red),” ungkap Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka Puspita Winawati saat konferensi pers di Royal Box, Sirkuit Internasional Mandalika, Sabtu (13/9).
Ia mengungkapkan rasa bahagianya atas terlaksananya Pocari Sweat Run di Pulau Lombok setelah 12 tahun penantian.
Sebab ia berharap, pelari tidak hanya berlari namun bisa berwisata di Lombok, Provinsi NTB.
Menurutnya, sensasi berlari di sirkuit balap bertaraf internasional ini adalah pengalaman yang berbeda dan tak terlupakan.
Wina, sapaan akrabnya melihat antusiasme peserta, hampir 70 persen berasal dari luar NTB. Sehingga potensi kembali digelarnya Pocari Sweat Run tahun depan terbuka lebar.
“Sirkuit ini luar biasa, karena sebelumnya kita nggak pernah ada lari di sirkuit. Pelari-pelarinya sangat excited (bersemangat, red),” kata dia.
Direktur Utama InJourney Maya Watono menyampaikan, event Pocari Sweat Run menjadi katalis pariwisata yang diharapkan mendorong pergerakan ekonomi masyarakat.
Ia pun mengaku bahagia dan takjub, sebab menjadi kali pertama adanya kegiatan lari dengan ribuan peserta di Sirkuit Internasional Mandalika.
“Ini moment bersejarah, apalagi 12 tahun tidak pernah di Lombok. Pertama kalinya ada pun ada kategori Sunset Run, Sunrise Run pada Minggu (14/9) nanti,” cetusnya.
Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal mengatakan, sebanyak 4.000 pelari meramaikan kategori 4,3 kilometer Sunset Run dengan jumlah yang sama akan kembali mengikuti Sunrise Run pada kategori 10 kilometer, half marathon 21 kilometer dan marathon 41 kilometer.
“Ini menambah semangat kita, bahwa kitab isa menggelar event-event besar semacam ini dan semakin banyak lagi digelar untuk menggerakan perekonomian, hari ini kita dapat sehatnya dapat juga pariwisatanya,” kata orang nomor satu di Pulau Seribu Masjid ini.
Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka menambahkan, selama gelaran dua hari Pocari Sweat Run 2025 sebanyak 1.000 lebih volunteer terlibat di Sirkuit Internasional Mandalika. Mereka didominasi warga dari NTB.
“Artinya, event dua hari (melibatkan) seribu orang tenaga kerja bukan hal yang kecil, ini harus kita biasakan dan agendakan tetap sehingga serapan tenaga kerja terus bergerak,” kata dia.
Editor : Kimda Farida