Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Selebrasi di Misano Membuat Marc Marquez Bakal Diingat Seperti Lionel Messi

Hamdani Wathoni • Senin, 15 September 2025 | 19:53 WIB
SELEBRASI IKONIK: Marc Marquez merayakan kemenangan di Sirkuit Missano, Minggu (14/9).
SELEBRASI IKONIK: Marc Marquez merayakan kemenangan di Sirkuit Missano, Minggu (14/9).

LombokPost — Minggu, 14 September 2025 jadi hari yang istimewa bagi Marc Marquez. Rider asal Spanyol ini merebut kemenangan di Grand Prix San Marino di Sirkuit Misano dan melakukan selebrasi yang mencuri perhatian, melepaskan leather race-nya dan mengangkatnya seperti yang pernah dilakukan pesepakbola asal Argentina Lionel Messi. Selebrasi tersebut menjadi simbol bahwa Marquez berbicara melalui balapannya, bukan lewat kata-kata.

Dalam balapan yang sengit, Marquez harus bersaing ketat dengan Marco Bezzecchi (Aprilia). Bezzecchi sempat memimpin sejak pole position dan memberikan tekanan luar biasa. Márquez memanfaatkan satu kesalahan Bezzecchi di tikungan 8 pada lap ke-12 untuk merebut posisi terdepan. Dari sanalah dia menjaga keunggulannya hingga garis finis.

Kemenangan ini adalah kemenangan ke-11 Márquez dalam musim 2025 MotoGP, sekaligus menambah poinnya menjadi 512 — rekor poin terbanyak dalam satu musim.

Selebrasi Marquez setelah balapan menjadi sorotan utama. Setelah podium waktu upacara penghargaan, dia melepas sepatu balap dan kemudian mengangkat leather merahnya ke arah penonton, menyerupai selebrasi Lionel Messi ketika mencetak gol penting dalam El Classico.

Messi melakukan aksinya di lapangan dengan bola, dan Marquez melakukannya dengan motor. Ini menegaskan caranya menjawab kritik setelah crash di balapan sprint race.

Selebrasi ini bukan cuma untuk merayakan kemenangan, tapi juga sebagai jawaban setelah kejatuhan di sprint sehari sebelumnya. Marquez jatuh saat memimpin sprint di Misano, dan selebrasi ini dianggap sebagai pembalasan manis di depan publik yang sempat terpecah perhatiannya.

Balapan di Misano bukan hanya soal podium. Dengan hasil ini, Marquez semakin mendekati gelar juara dunia MotoGP 2025. Dia memimpin klasemen jauh dari pesaing, termasuk adiknya sendiri, Alex Marquez, yang finis ketiga di balapan hari itu.

Selebrasi ala Messi itu juga menunjukkan karakter Márquez yang percaya diri dan tak mudah goyah meski berada di sirkuit yang secara historis penuh tekanan. Fans, terutama pendukung lokal, sempat melontarkan celaan atau cemoohan setelah insiden di sprint. Namun Márquez memilih menjawabnya di lintasan dan podium – dengan cara yang menggetarkan.

Kemenangan di Misano bukan sekadar angka bagi Marc Marquez, melainkan momen simbolis. Selebrasinya yang mengingatkan pada Lionel Messi bukan hanya momen glamor — melainkan deklarasi gaya, tekad, dan kemenangan atas tekanan. Ia membuktikan bahwa sesungguhnya performa di sirkuitlah yang berbicara, bukan komentar dari luar.

Editor : Pujo Nugroho
#MotoGP #messi #san marino #marquez #Misano