Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pembalap NTB Arai Agaska Kunci Posisi Ketiga, Race 2 Kelas 250CC MRS 2025 Ronde 4

Lestari Dewi • Senin, 22 September 2025 | 15:25 WIB
Arai Agaska Dibani Laksana
Arai Agaska Dibani Laksana

LombokPost-Pembalap Arai Agaska Dibani Laksana berhasil mengunci posisi ketiga dalam race 2 kelas 250cc Mandalika Racing Series (MRS) 2025 ronde keempat di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah (Loteng). Pembalap asal NTB ini nyaris keluar dari track menjelang lap terakhir di lintasan.

Pada posisi pertama, pembalap Reynaldi Pradhana berhasil pecah telur. Ini adalah posisi pertama terbaiknya bagi pembalap asal Banten pada balapan kali ini. Disusul pembalap asal Jawa Timur Moh Murobil Vitoni dengan sangat luar biasa pada posisi kedua. Sedangkan diposisi keempat diraih Felix Putra Mulya si Bangau Putih.

Hasil balapan race kedua kali ini menunjukkan bagaimana intensitas tinggi dengan overtaking disaksikan penonton dari awal hingga lap akhir. Meski begitu balapan kali ini ibarat garpu tala, dimana tim Yamaha mendominasi ketiga posisi teratas di kelas 250cc ini.

Pembalap Arai Dibani Laksana mengatakan, dirinya nyaris kena gravel track menjelang lap terakhir. Agar tetap diposisi, Arai fokus dan mengadu late breaking. Sedangkan pembalap Moh Murobil Vitoni yang diposisi kedua mengaku, dirinya berhasil menempati posisi kedua pada race pertama dan kedua.

“Alhamdulillah bisa ke podium kedua, dari lap awal sangat kesusahan, terpisah rombongan, namun tetap fokus dan bisa mengejar,” kata Murobil Vitoni.

Sementara itu, Reynaldi Pradhana menjadi kali pertama baginya berada di posisi satu. Pembalap yang akrab disapa Rere ini dengan senyum merekah mengaku, prestasi ini menjadi tahun pertamanya kembali balapan.

“Terimakasih pada tim yang telah memberikan saya motor terbaik sehingga saya bisa mendapatkan hasil maksimal,” singkatnya.

Pantauan Koran ini, Sirkuit Mandalika bergemuruh dengan adrenalin balap. Ajang MRS 2025 rinde 4 hadir sebagai ajang pembuktian pembalap-pembalap terbaik Tanah Air, sekaligus menjadi pemanasan berharga menjelang gelaran akbar MotoGP Mandalika 3-5 Oktober mendatang.

Acara ini bukan sekadar balapan biasa, ini adalah kesempatan emas bagi pembalap nasional untuk merasakan atmosfer balap internasional yang sesungguhnya. Apa yang membuat putaran ini begitu spesial?

Sirkuit Mandalika menggunakan perangkat teknis berstandar MotoGP untuk ajang kejuaraan nasional kali ini. Sensor track limit di tikungan 9 dan 14 serta Digital Flag sesuai FIM Grade 1 dipasang untuk memberikan pengalaman otentik bagi 126 pembalap yang berpartisipasi.

Menurut Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria mengatakan, langkah ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam tentang regulasi balap internasional kepada pembalap Indonesia.

“Kami mengecat ulang lintasan dengan cat berstandar FIM dan FIA menghadapi MotoGP mendatang selain tentunya memasang perangkat teknis di sirkuit,” ujarnya.

Hal ini tentunya akan berguna bagi para pembalap Indonesia untuk merasakan atmosfer balap internasional serta menambah pemahaman mengenai regulasinya.

Dengan total delapan kelas yang dipertandingkan, termasuk empat kelas nasional (Junior Sport 150, National Sport 150, National Sport 250, dan Supersport 600) serta empat kelas komunitas, kompetisi dipastikan akan berlangsung ketat dan penuh sportivitas.

 

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
#MGPA #pembalap #NTB #Arai Agaska #MRS 2025