Lombok Post - Keraguan publik Jerman terhadap transfer mahal Harry Kane ke Bayern Munich mulai lenyap satu per satu. Kini, media Jerman justru berbalik memuji striker asal Inggris itu setelah ia mencetak hat-trick ke gawang Hoffenheim, membawa Bayern menang 4-1 dalam lanjutan Bundesliga 2025.
Harry Kane langsung mencuri perhatian sejak musim pertamanya di Jerman, dan kini terus memperkuat statusnya sebagai salah satu striker paling konsisten di Eropa. Hat-trick tersebut adalah yang kesembilan bagi Kane bersama Bayern, sekaligus membuatnya mengoleksi 70 gol Bundesliga hanya dari 67 pertandingan. Total, ia sudah mencetak 98 gol dalam 103 laga sejak datang dari Tottenham pada 2023.
Di awal kedatangannya, banyak pihak di Jerman, termasuk media, meragukan harga transfer yang mencapai €100 juta. Kritik paling tajam datang dari media ternama BILD, yang menyebut angka itu terlalu mahal untuk pemain yang sudah berusia 30 tahun dan belum pernah meraih trofi besar sepanjang kariernya.
Namun, semua berubah. Jurnalis senior BILD, Alfred Draxler, akhirnya secara terbuka mengakui kesalahannya dalam menilai transfer Harry Kane ke Bayern Munich.
Baca Juga: Pelatih Benfica Dipecat, Jose Mourinho Siap Comeback ke Liga Champions
Dalam kolomnya, Draxler menulis:
"Saya salah menilai transfer €100 juta ini. Saya pikir terlalu mahal untuk pemain 30 tahun tanpa gelar. Tapi Kane tidak pernah cedera, itu bukan sekadar keberuntungan, melainkan hasil dari kedisiplinan dan kerja keras."
Pujian tersebut datang tak lama setelah Kane mencetak tiga gol ke gawang Hoffenheim, dalam laga penting yang membuktikan mentalitas dan ketajamannya tetap terjaga di usia kepala tiga. Harry Kane hat-trick ke gawang Hoffenheim langsung menjadi trending topic di media sosial Jerman dan Inggris, sekaligus membungkam kritik lama soal usianya.
Bayern Munich sendiri bisa tersenyum puas. Transfer €100 juta Harry Kane yang sempat dikritik kini justru menjadi investasi terbaik mereka dalam beberapa musim terakhir. Di tengah performa naik-turun klub, Kane konsisten menjaga ritme mencetak gol, membuatnya tak tergantikan di lini depan Bayern.
Baca Juga: Vinicius Junior Ancam Tinggalkan Real Madrid Jika Gajinya Tak Setara Mbappé
Menariknya, statistik juga berpihak kepada Kane. Ia menjadi pemain tercepat yang mencetak 70 gol di Bundesliga sejak era modern dimulai, bahkan melampaui catatan milik legenda klub seperti Gerd Müller dan Robert Lewandowski dalam jumlah pertandingan yang sama.
Harry Kane ke Bayern Munich awalnya dianggap perjudian mahal, namun kini berubah menjadi transfer emas. Di usia 30 tahun, Kane justru tengah berada di puncak performanya, menjadikan dirinya bukan hanya simbol konsistensi, tapi juga bukti bahwa pengalaman dan disiplin tak bisa diukur hanya dari harga atau usia.
Dengan hat-trick ke-9 dan catatan gol luar biasa, Harry Kane bukan hanya menepis kritik, tapi juga membuat para pengkritiknya, termasuk media Jerman, angkat topi dan meminta maaf secara terbuka.
Baca Juga: Peringkat Ballon d'Or Vinicius Jr 2025 Anjlok ke Posisi 16, Sama Seperti Nomor Punggung Rodri
Editor : Akbar Sirinawa