LombokPost - Marc Marquez resmi menutup penantian 2.184 hari dengan kembali menjadi Juara Dunia MotoGP 2025.
Gelar ketujuh ini bukan sekadar trofi, tapi rangkaian catatan rekor gila yang membuat comeback Marc Marquez kian melegenda.
Sejak terakhir kali juara dunia MotoGP pada 2019, Marc Marquez telah melewati perjalanan panjang: tiga tim, dua pabrikan, hingga lima operasi pada lengan dan bahu.
Selama itu pula ia harus absen di 30 balapan dan mengalami 108 kali kecelakaan.
Namun semua penderitaan itu berbuah manis di GP Jepang, saat Marquez mengunci gelar lebih cepat dibanding sebagian besar rival dalam sejarah era modern.
Comeback Marc Marquez penuh angka mencengangkan. Ia menunggu 581 hari untuk menang di Sachsenring 2021, lalu 1.043 hari lagi sebelum meraih kemenangan berikutnya di Aragon 2024.
Musim ini, Marquez mencatatkan 541 poin—rekor tertinggi sejak era Sprint diperkenalkan—dan memecahkan rekor kemenangan ganda terbanyak dalam semusim, yakni 10 kali.
Kini, Marc Marquez bergabung dengan deretan pembalap legendaris yang juara dunia MotoGP dengan pabrikan berbeda, bersama Casey Stoner, Valentino Rossi, hingga Giacomo Agostini.
Bahkan, ia mencetak sejarah baru Ducati dengan tujuh kemenangan ganda beruntun dari Aragon ke Hungaria.
Dengan 73 kemenangan MotoGP sepanjang karir, Marc Marquez hanya kalah dari Valentino Rossi (89).
Gelar ketujuhnya kini menyamai koleksi Rossi, hanya terpaut satu dari Agostini.
Comeback Marc Marquez benar-benar menjadi salah satu kisah terbesar sepanjang sejarah MotoGP.
Editor : Rury Anjas Andita