Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Crystal Palace Cetak Rekor Tak Terkalahkan, Tim Non-Big Six Ini Bikin Kejutan di Premier League

Ivan Mardiansyah • Senin, 29 September 2025 | 07:52 WIB

Crystal Palace catat rekor 18 laga tak terkalahkan. Tim non-Big Six ini tampil mengejutkan dengan taktik solid Oliver Glasner.
Crystal Palace catat rekor 18 laga tak terkalahkan. Tim non-Big Six ini tampil mengejutkan dengan taktik solid Oliver Glasner.

Lombok Post - Crystal Palace membuat kejutan besar di Premier League musim ini. Tim asal London Selatan itu baru saja mencatatkan rekor luar biasa, yaitu 18 laga beruntun tanpa kekalahan. Prestasi ini menjadi salah satu yang terpanjang di luar dominasi tim-tim Big Six, sekaligus menunjukkan transformasi nyata sejak ditangani Oliver Glasner.

Dalam kompetisi seketat Premier League, menjaga konsistensi bukan perkara mudah, apalagi bagi tim di luar kelompok elit. Namun, Crystal Palace menunjukkan bahwa dengan strategi jitu dan eksekusi disiplin, mereka bisa menjadi kekuatan baru yang patut diperhitungkan. Tak heran jika nama Crystal Palace kini mulai ramai diperbincangkan, bukan hanya di Inggris, tetapi juga di Eropa.

Salah satu kunci dari rekor tak terkalahkan Crystal Palace adalah solidnya pertahanan. Trio bek Marc Guehi, Maxence Lacroix, dan Chris Richards tampil komplementer. Ketiganya mampu bekerja dalam sistem tiga bek yang diusung Glasner. Formasi 3-4-2-1 yang diterapkannya menuntut kedisiplinan tinggi, dan Palace mampu menjawab tantangan itu.

Baca Juga: Marseille Akhiri Kutukan 13 Tahun, Kalahkan PSG di Velodrome Saat Ballon d'Or Digelar

Di bawah arahan Glasner, Crystal Palace mengalami revolusi permainan. Taktik yang digunakan bukan hanya soal skema di atas kertas, tetapi juga filosofi bermain yang menekankan kolektivitas dan fokus pada sistem, bukan ego pemain. Ini terbukti dari bagaimana para pemain Palace selalu terlihat bermain sebagai satu unit yang utuh di setiap pertandingan.

Selain pertahanan kokoh dan taktik jelas, ketajaman lini depan juga berperan besar. Jean-Philippe Mateta menjadi aktor utama dalam urusan mencetak gol. Penyerang asal Prancis itu telah mencetak 34 gol dari 68 laga sejak Glasner datang. Ia tidak hanya mematikan di depan gawang, tetapi juga berperan penting dalam build-up serangan.

Stabilitas skuad menjadi faktor pendukung lainnya. Tidak ada perombakan besar dalam komposisi tim. Crystal Palace memilih jalan rekrutmen efisien dan cermat. Pemain baru mudah diintegrasikan karena struktur permainan sudah sangat jelas. Klub juga tidak mudah panik di pasar transfer, sebuah pendekatan yang jarang ditemui di klub-klub papan tengah Premier League.

Baca Juga: FIFA Resmi Ubah Aturan Offside, Mbappe Siap Menggila

Mentalitas juga tak bisa diabaikan. Crystal Palace menunjukkan bahwa mereka tidak gentar saat menghadapi tim-tim besar. Mereka tidak terpaku pada klasemen atau tekanan media. Fokus mereka tetap pada proses, bukan hasil instan. Dan hasilnya, rekor 18 laga tak terkalahkan ini menjadi bukti bahwa proses itu membawa hasil.

Dengan semua elemen ini, Crystal Palace kini menjadi tim yang patut diwaspadai. Mereka bukan hanya sekadar kuda hitam, tetapi bisa menjadi ancaman nyata bagi papan atas Premier League. Jika konsistensi ini bisa dijaga, bukan tak mungkin Glasner akan membawa tim ini ke kompetisi Eropa musim depan.

Transformasi yang terjadi di Crystal Palace adalah contoh nyata bagaimana klub non-Big Six mampu menantang status quo lewat taktik, kerja keras, dan filosofi yang tepat.

Baca Juga: Harry Kane Bikin Media Jerman Minta Maaf, Buktikan Harga €100 Juta Tak Salah

Editor : Akbar Sirinawa
#Oliver Glasner #ormasi 3 4 2 1 #premier league #Guehi Lacroix Richards #Rekor tak terkalahkan #Jean Philippe Mateta #Klub non Big Six #Pertahanan Crystal Palace #Taktik Glasner #crystal palace