Lombok Post – Bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, tengah menjadi sorotan tajam bukan karena aksinya di lapangan, melainkan kisah pribadinya di luar sepak bola. Fati Vazquez, influencer asal Spanyol yang sempat dekat dengan Yamal, mengungkap gaya hidup liar sang pemain yang disebut gemar berpesta dan kerap ditemani banyak wanita, meski usianya saat itu masih 17 tahun.
Kepada media Spanyol, Fati Vazquez secara blak-blakan menceritakan pengalamannya menjalin kedekatan dengan Yamal. Meski hubungan mereka tidak berstatus resmi sebagai pasangan, perbedaan usia yang cukup jauh – Fati berusia 30 tahun, sedangkan Yamal masih di bawah umur saat itu – sudah mengundang perhatian publik. Diserang oleh warganet, Fati memilih buka suara dan mengungkap sisi lain dari sang pemain muda.
"Saya tidak merasa hal itu normal untuk usianya. Saat itu umurnya 17 tahun dan dia pergi ke kelab malam, pergi ke pesta, atau pada usia 17 tahun dia membawa 10 gadis ke kapal di Ibiza," ungkap Fati.
Baca Juga: Lamine Yamal Cetak Sejarah, Raih Kopa Trophy (Pemain Muda Terbaik) Dua Kali Beruntun
Fati juga menyoroti bahwa gaya hidup Lamine Yamal sangat berbeda dengan rekan setimnya di Barcelona, Pau Cubarsi, yang dinilai lebih sederhana dan dewasa. Ia bahkan menyebut Cubarsi hanya merayakan ulang tahunnya dengan sebuah kue di rumah, sedangkan Yamal menggelar pesta besar.
"Pau Cubarsi berusia sama dengan Yamal. Ketika mereka berulang tahun ke-18, Anda bisa melihat foto-fotonya. Yamal menggelar pesta besar, sedangkan Cubarsi hanya merayakannya dengan sebuah kue di rumah. Anda paham maksud saya," lanjutnya.
Tidak hanya itu, Fati juga menuding agen Yamal turut berperan dalam mengatur gaya hidup glamor pemain muda tersebut. Ia menyebut bahwa sang agen bahkan membuat kalender khusus berisi jadwal pertemuan dengan para wanita yang ingin ditemui Yamal.
Baca Juga: Cedera Tulang Kemaluan, Yamal Absen Bela Barcelona
"Agen Yamal mengatur kalender untuknya. Si agen menyusun hari-hari dengan para wanita yang dia temui. Dia punya kalender khusus yang berisikan daftar nama wanita," ungkapnya lagi.
Fati juga mengkritik sikap Lamine Yamal yang dinilainya tidak rendah hati dan kurang mendapat bimbingan yang baik dalam menghadapi ketenaran sejak usia muda. "Lamine Yamal tidak rendah hati. Saya pernah berkencan dengannya dan saya rasa dia kurang mendapatkan saran yang baik," ujar Fati menambahkan.
Meski begitu, belum ada tanggapan resmi dari pihak Lamine Yamal maupun Barcelona terkait pernyataan Fati Vazquez ini. Publik kini menanti apakah sang pemain muda, yang digadang-gadang sebagai masa depan sepak bola Spanyol dan Barca, akan memberikan klarifikasi atau memilih diam.
Kasus ini sekali lagi menunjukkan tantangan besar yang dihadapi pemain muda ketika ketenaran dan kekayaan datang terlalu cepat. Bagi Lamine Yamal, sorotan publik kini bukan hanya soal kemampuan menggiring bola, tetapi juga bagaimana ia menjaga citra dan kedewasaannya di luar lapangan.
Baca Juga: Pep Guardiola Sebut Manchester City Bukan Kandidat Juara Liga Champions 2025/26