Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pogba Pimpin Petisi Boikot Israel dari Sepak Bola, 51 Atlet Dunia Desak UEFA Bertindak

Ivan Mardiansyah • Senin, 29 September 2025 | 11:08 WIB

51 atlet dunia, termasuk Pogba dan Ziyech, desak UEFA larang Israel dari sepak bola akibat konflik Gaza. Tekanan global terus meningkat.
51 atlet dunia, termasuk Pogba dan Ziyech, desak UEFA larang Israel dari sepak bola akibat konflik Gaza. Tekanan global terus meningkat.

 

Lombok Post – Gelombang tekanan internasional terhadap Israel terus menguat. Kali ini datang dari dunia olahraga.

Sebanyak 51 atlet internasional, yang dipimpin oleh gelandang asal Prancis Paul Pogba, menyerukan agar UEFA segera menangguhkan Israel dari semua kompetisi sepak bola Eropa.

Seruan ini disampaikan melalui sebuah petisi resmi dari koalisi Athletes 4 Peace.

Petisi yang viral di media sosial itu bertajuk "Suspend Israel from International Football", atau "Larang Israel dari Sepak Bola Internasional", dan telah menarik perhatian publik dunia.

Paul Pogba yang menjadi ikon utama gerakan ini, menyuarakan solidaritas terhadap rakyat Palestina dan mengecam kekerasan yang terjadi di Gaza.

Petisi ini juga mengaitkan konflik Gaza dengan kematian tragis pesepakbola Palestina Suleiman al-Obeid, yang disebut sebagai korban serangan Israel.

Selain Pogba, atlet ternama lain yang ikut menandatangani petisi tersebut antara lain Hakim Ziyech (Maroko), Cheick Doucoure (Mali), Sam Morsy (Mesir-Inggris), dan pemain kriket Inggris berdarah Pakistan, Moeen Ali.

Bahkan klub profesional asal Chile yang dikenal pro-Palestina, FC Palestino, juga memberikan dukungan penuh.

Baca Juga: Timnas Spanyol Tolak Israel Ikut Piala Dunia 2026, Soroti Standar Ganda FIFA dan UEFA

Dunia olahraga kini serukan boikot Israel dari sepak bola. Desakan kepada UEFA ini muncul di tengah upaya Israel melobi FIFA agar tetap bisa berpartisipasi dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Namun, laporan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) soal potensi pelanggaran hukum internasional oleh Israel di Gaza, memperkuat argumen para atlet tersebut untuk memboikot Israel dari sepak bola.

Nama besar seperti Mohamed Salah pun ikut angkat bicara. Pemain asal Mesir itu mengkritik UEFA karena dianggap menutupi penyebab kematian Suleiman al-Obeid dan tidak bersikap tegas terhadap kekerasan yang berdampak pada dunia olahraga.

Menurut Salah, sikap UEFA yang pasif justru mencederai semangat fair play yang seharusnya dijunjung tinggi dalam dunia sepak bola.

Petisi ini menjadi bola panas bagi UEFA.

Banyak pihak menilai, jika organisasi sepak bola Eropa itu tetap diam, maka akan ada gelombang lebih besar dari dunia olahraga dan publik internasional.

Beberapa media Eropa bahkan menyebut situasi ini sebagai "momen apartheid baru" dalam olahraga.

Baca Juga: Manor Solomon Datang, Fans Villarreal Ngamuk! Seruan Free Palestine Menggema

Gerakan boikot terhadap Israel dari dunia sepak bola terus bergema.

Dengan dukungan 51 atlet dunia dan tekanan dari klub serta laporan PBB, UEFA tak bisa lagi menghindar dari sorotan.

Desakan agar UEFA segera mengeluarkan sanksi terhadap Israel pun semakin kencang.

Konflik Gaza kian membelah dunia sepak bola internasional. Pogba, Hakim Ziyech, dan para atlet lainnya kini menjadi wajah dari gerakan boikot Israel di sepak bola.

Dukungan terhadap Palestina kini tidak hanya datang dari aktivis kemanusiaan, tapi juga dari para pesepakbola papan atas.

Ini menjadi sinyal bahwa dunia olahraga tidak lagi bisa bersikap netral di tengah konflik kemanusiaan.

UEFA kini dihadapkan pada pilihan sulit: tetap menjaga status quo atau mengambil langkah berani demi kemanusiaan.

Baca Juga: Ricuh Usai Kualifikasi Piala Dunia, Pemain Israel Klaim Dihina Sepanjang Laga

Editor : Kimda Farida
#Petisi UEFA boikot Israel #Suleiman al Obeid #Pogba larang Israel dari sepak bola #Konflik Gaza sepak bola #Mohamed Salah kritik UEFA #Atlet dunia desak UEFA #Hakim Ziyech boikot Israel #Pogba petisi Gaza #Israel diskors UEFA #UEFA Israel Palestina