LombokPost – Jannik Sinner sukses merebut gelar China Open 2025 setelah mengalahkan petenis muda Amerika, Learner Tien, dengan skor telak 6-2, 6-2 di final, Rabu (1/10).
Kemenangan ini menjadi gelar ketiga Sinner di musim 2025, sekaligus memperbaiki rekornya menjadi 21-9 di partai final tingkat tur.
Kurang dari sebulan setelah kalah di final AS Terbuka dari Carlos Alcaraz, Jannik Sinner kembali ke lingkaran juara.
Petenis Italia itu tampil dominan sejak awal hingga akhir dalam pertemuan perdana Lexus ATP Head2Head melawan Tien, memastikan bintang 19 tahun #NextGenATP tersebut gagal mencatat sejarah sebagai juara termuda kedua turnamen ini.
“Ini tempat yang sangat, sangat istimewa bagi saya,” ujar Sinner saat penyerahan trofi.
“Tim saya, terima kasih atas pengertian dan kerja samanya. Tidak semua anggota tim ada di sini, jadi semoga yang lain menonton dari rumah. Terima kasih telah bekerja sama dengan saya dan kami akan berusaha untuk meningkatkan dan meraih lebih banyak lagi, dan mari kita lihat seperti apa sisa musim ini nanti, tetapi saya sangat senang berbagi (trofi) ini dengan kalian semua,” sambungnya.
Sinner menorehkan catatan impresif di China Open 2025, di mana ia mencetak 24 winner dengan hanya 16 unforced error.
Sebaliknya, Tien hanya mampu menghasilkan 11 winner dengan 18 unforced error. Statistik Infosys ATP mencatat, Sinner juga menyelamatkan dua break point dan memenangi 73 persen poin di net.
Gelar di Beijing membuat Sinner menjadi petenis ketiga setelah Novak Djokovic dan Rafael Nadal yang mampu meraih gelar ATP 500 China Open lebih dari sekali.
Sebelumnya, ia juga juara di Beijing tahun 2023. Di musim 2025 ini, Sinner sudah meraih tiga gelar, termasuk Australia Terbuka dan Wimbledon.
Meski demikian, Sinner masih tertinggal 2.590 poin dari Carlos Alcaraz dalam perburuan posisi nomor satu dunia pada PIF ATP Live Race To Turin.
Menariknya, pekan yang sama juga menghadirkan sejarah: Alcaraz juara di Tokyo, sehingga untuk pertama kali sejak 2020, petenis nomor 1 dan 2 dunia sama-sama meraih gelar di pekan yang sama.
Kini, fokus Sinner beralih ke Shanghai Masters 2025, di mana ia akan memimpin klasemen setelah Alcaraz mundur akibat cedera pergelangan kaki.
Sementara itu, meski kalah, Tien tetap mencatat lonjakan besar ke peringkat 36 dunia dan memastikan tiket ke Final ATP Next Gen Jeddah 2025 untuk kedua kalinya.
Editor : Rury Anjas Andita