LombokPost - Dominasi Marco Bezzecchi di Sirkuit Mandalika mencapai puncaknya. Pembalap Aprilia Racing ini sukses menjuarai Sprint Race MotoGP Mandalika 2025 usai melakoni duel sengit dan dramatis melawan Fermin Aldeguer hingga putaran terakhir balapan yang digelar pada Sabtu (4/10) siang. Kemenangan ini menegaskan superior Bezzecchi di Sirkuit Mandalika.
Start balapan Sprint Race MotoGP Mandalika langsung diwarnai kejutan. Fermin Aldeguer yang start dari P2 langsung memimpin, diikuti Raul Fernandez dan Pedro Acosta di posisi tiga. Namun, balapan jarak pendek 13 lap ini menjadi ajang penuh insiden.
Pembalap Thailand, Somkiat Chantra, sudah crash di lap 2. Kemudian diikuti Enea Bastianini di lap 4, dan drama terbesar terjadi di lap 5 ketika Pedro Acosta yang saat itu berada di posisi kedua, tiba-tiba crash di tikungan 2 dan harus menghentikan balapan. Begitu pula Johan Zarco yang mengalami crash di lap 11 dan terpaksa meninggalkan balapan.
Di tengah kekacauan, Marco Bezzecchi menunjukkan konsistensi luar biasa. Ia perlahan menusuk ke posisi atas, merebut posisi 3 di lap 6, dan mengambil alih P2 dari Raul Fernandez di lap 8.
Tiga lap terakhir menjadi pertarungan head-to-head antara Bezzecchi dan Aldeguer. Tekanan masif yang diberikan Bezzecchi berbuah manis, Aldeguer berhasil disusul di lap terakhir, memastikan Marco Bezzecchi keluar sebagai juara Sprint Race.
Nasib buruk menghampiri Marc Marquez di Sprint Race MotoGP Mandalika. Setelah start di posisi 9, Marc Marquez sempat naik ke posisi 7. Namun, ia terkena penalti usai menyenggol pembalap lain, yang membuatnya harus turun drastis ke posisi 13 di lap 3. Meskipun berjuang keras dan pelan tapi pasti naik ke posisi tengah, Marc Marquez harus puas mengakhiri balapan di posisi 7.
Sementara itu, hasil Sprint Race ini menjadi kabar terburuk bagi Francesco 'Pecco' Bagnaia. Pecco yang sangat membutuhkan poin untuk merebut peringkat dua Klasemen MotoGP 2025 justru tercecer jauh di posisi 14.
Sebaliknya, Alex Marquez yang saat ini berada di peringkat dua Klasemen MotoGP 2025 menunjukkan performa solid dengan finis di posisi 4.
Dengan hasil ini, Alex Marquez sukses memperlebar jarak poinnya dengan Pecco Bagnaia. Peluang Pecco Bagnaia untuk finis di peringkat dua MotoGP 2025 kini semakin berat, sementara Marco Bezzecchi memperkuat posisinya sebagai ancaman nyata di papan atas.
Kemenangan Sprint Race ini melengkapi dominasi Marco Bezzecchi yang sebelumnya merebut pole position di kualifikasi Q2 MotoGP Mandalika.
Editor : Pujo Nugroho