LombokPost - Klub sepak bola wanita Neo Angel FC berhasil menjuarai Piala Pertiwi NTB 2025. Pada partai puncak yang digelar di Lapangan Sujarman, Lingsar, Neo Angel FC berhasil mengalahkan Bee Boy Nine Lombok Timur dengan skor 3-1.
Dengan kemenangan ini, Neo Angel FC menjadi wakil NTB untuk berlaga di Piala Pertiwi 2025 Putaran Nasional yang akan berlangsung di Jogjakarta pada 30 Oktober hingga 10 November. Seluruh laga akan dipusatkan di Stadion Universitas Islam Indonesia (UII).
Kepastian Neo Angel FC berlaga di kancah nasional tertuang dalam surat resmi dari PSSI Pusat Nomor 5284/PGD/662/IX-2025 tertanggal 24 September 2025, yang dikirimkan kepada Asprov PSSI NTB. Piala Pertiwi Nasional 2025 sendiri akan mempertemukan 16 tim terbaik dari seluruh provinsi di Indonesia, dan klub sepak bola wanita NTB ini siap unjuk gigi.
CEO Neo Angel FC Lombok, Fetty Fathiyah, menyampaikan bahwa kelolosan timnya ke tingkat nasional bukan hanya sekadar pencapaian, melainkan bentuk perjuangan menjaga eksistensi sepak bola wanita di NTB.
”Target kami di Piala Pertiwi Nasional bukan semata soal gelar juara. Kami ingin menjaga eksistensi sepak bola wanita NTB agar tetap diperhitungkan di level nasional,” tegas Fetty,
Fetty menambahkan, potensi pemain sepak bola wanita di Lombok sebetulnya sangat besar, namun kerap terkendala minimnya dukungan dan fasilitas. Fetty berharap, pemain Neo Angel FC bisa dilirik talent scouting Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia (ASBWI) di bawah PSSI Pusat, sebagai bukti kualitas pemain NTB diakui.
”Seperti tahun-tahun sebelumnya, beberapa pemain Neo Angel sudah sempat dipanggil mengikuti seleksi nasional. Itu artinya, kualitas mereka sudah diakui,” ujarnya bangga.
Di balik kesuksesan Neo Angel FC melangkah ke Piala Pertiwi Nasional 2025, tersimpan kisah perjuangan mandiri. Hingga kini, klub sepak bola wanita NTB ini masih berjuang secara swadaya untuk membiayai seluruh kebutuhan tim di kompetisi nasional.
”Seluruh biaya transportasi, akomodasi, hingga perlengkapan pemain kami tanggung sendiri, secara mandiri oleh manajemen dan pemain. Tapi kami tetap berangkat dengan semangat tinggi, karena kami membawa nama baik NTB di level nasional,” ungkap Fetty.
Meski dengan segala keterbatasan biaya, tim yang mayoritas berisi pemain muda yang didominasi dari Lombok Timur dan beberapa dari Lobar ini tetap menjalani latihan intensif setiap hari. Mereka fokus memperkuat fisik, taktik, dan mental bertanding.
Melalui momentum Piala Pertiwi 2025 ini, Neo Angel FC berharap ada perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah, swasta, dan masyarakat umum NTB. Neo Angel FC bukan hanya tim sepak bola, tetapi simbol perjuangan perempuan NTB yang berani bermimpi besar dan siap bersinar di panggung nasional di Jogjakarta.
”Kami tidak ingin tampil hanya sekadar ikut. Kami ingin menunjukkan karakter kuat perempuan NTB di lapangan hijau,” tuturnya.
Keberhasilan Neo Angel FC menjadi juara regional NTB sekaligus mengulang sejarah panjang kiprah mereka di dunia sepak bola wanita Indonesia. Sejak berdiri, klub ini dikenal sebagai wadah utama bagi talenta-talenta perempuan NTB untuk meniti karier profesional.
Beberapa alumninya bahkan telah menembus skuad tim nasional sepak bola wanita Indonesia, membuktikan bahwa Lombok memiliki potensi besar di sektor olahraga yang selama ini didominasi laki-laki.
Editor : Pujo Nugroho