LombokPost – Dominasi Iga Swiatek di dunia tenis wanita tak hanya terlihat dari trofi dan gelar juara, tetapi juga dari rekening banknya. Petenis asal Polandia itu resmi melampaui Venus Williams dan kini menempati posisi kedua dalam daftar peraih hadiah uang terbesar sepanjang masa WTA.
Dengan total pendapatan USD42.945.490 (sekitar Rp707 miliar), Swiatek kini unggul tipis atas Venus Williams, yang mengoleksi USD42.867.364. Capaian tersebut membuatnya menjadi petenis wanita aktif dengan penghasilan hadiah uang tertinggi, hanya berada di bawah legenda Serena Williams.
Iga Swiatek Terus Ukir Sejarah di Tur WTA
Seiring berjalannya waktu, Iga Swiatek kian memantapkan diri sebagai salah satu sosok bersejarah di Tur WTA. Dalam jadwal tur Asia yang padat, Swiatek menambah satu gelar lagi di Seoul, yang menjadi gelar ke-25 dalam kariernya. Ia juga tampil di Beijing dan Wuhan, memperkuat posisinya di papan atas tenis dunia.
Sepanjang musim 2025, Swiatek mencatatkan 61 kemenangan, jumlah terbanyak di antara semua petenis wanita. Ia juga mengoleksi tiga gelar besar, termasuk trofi Wimbledon pertamanya. Dari rangkaian prestasi itu saja, Swiatek telah meraup USD9,4 juta hadiah uang musim ini, hanya kalah dari Aryna Sabalenka yang memimpin dengan USD12,3 juta.
“Setiap tahun saya mencoba menjadi lebih konsisten, lebih kuat, dan lebih fokus pada proses,” ujar Swiatek seusai menjuarai turnamen di Seoul.
Persaingan Ketat dengan Sabalenka di Puncak
Persaingan antara Iga Swiatek dan Aryna Sabalenka kini bukan hanya soal peringkat dunia, tapi juga soal penghasilan hadiah uang. Sabalenka berada di posisi keempat sepanjang masa dengan USD42,48 juta, hanya terpaut USD464 ribu dari Swiatek.
Sementara itu, Serena Williams masih kukuh di puncak daftar peraih hadiah uang tenis wanita sepanjang masa dengan USD94,8 juta — jumlah yang luar biasa mengingat sebagian besar kariernya berlangsung saat hadiah turnamen belum sebesar sekarang.
Di bawah Swiatek, Venus, dan Sabalenka, ada nama-nama legendaris lain seperti Simona Halep (lebih dari USD40 juta), Victoria Azarenka (USD38,8 juta), Maria Sharapova (USD38,7 juta), Petra Kvitova (USD37,6 juta), Caroline Wozniacki (USD36,4 juta), dan Angelique Kerber (USD32,5 juta).
Swiatek di Tengah Generasi Emas Tenis Putri
Selain Swiatek dan Sabalenka, beberapa pemain muda juga menembus daftar 20 besar peraih hadiah uang sepanjang masa, termasuk Coco Gauff (peringkat ke-11 dengan USD29 juta), Elina Svitolina (ke-13 dengan USD26,6 juta), Karolina Pliskova (ke-14 dengan USD26,1 juta), dan Naomi Osaka (ke-18 dengan USD24,5 juta).
Dengan usia baru 24 tahun dan performa yang stabil di setiap turnamen besar, Swiatek berpotensi menyalip Serena Williams dalam satu dekade ke depan, terutama jika konsistensinya di Grand Slam dan turnamen WTA 1000 terus berlanjut.
Menuju WTA Finals Riyadh: Peluang Tambah Cuan
Perjalanan belum berakhir. Swiatek dan Sabalenka masih akan berduel di WTA Finals Riyadh bulan depan, yang memperebutkan total hadiah USD15,5 juta. Kemenangan di sana akan semakin memperlebar jarak Swiatek dari pesaingnya dan mengukuhkan statusnya sebagai ratu baru tenis wanita — baik di lapangan maupun di daftar pendapatan.
“Swiatek terus mencetak sejarah, bukan hanya lewat gelar, tapi juga lewat kerja keras dan stabilitasnya,” tulis laman resmi WTA dalam pernyataannya.
Dengan momentum dan performa luar biasa di sepanjang musim, Iga Swiatek kini bukan sekadar penguasa ranking, tapi juga ikon kesuksesan di era modern tenis wanita.
Editor : Rury Anjas Andita