LombokPost – Padel, olahraga raket yang memadukan unsur tenis lapangan dan skuas, kini sedang naik daun dan menjadi pilihan aktivitas sosial favorit, terutama di kalangan masyarakat urban.
Olahraga ini pertama kali ditemukan di Meksiko pada tahun 1969, namun mulai berkembang pesat di Spanyol pada tahun 1970-an dan kini dianggap sebagai salah satu olahraga paling populer di Eropa.
Padel menawarkan cara yang menyenangkan dan intens untuk menjaga kebugaran, sekaligus menjadi kegiatan sosial yang ideal.
Aturan Main Padel: Kombinasi Cerdas Tenis dan Dinding Kaca
Padel selalu dimainkan secara ganda (dua lawan dua) di lapangan berukuran kecil, sekitar 10 x 20 meter, yang dikelilingi oleh dinding kaca, beton, atau kawat kasa setinggi 3 meter.
Berikut adalah aturan main utama yang membuatnya unik.
- Lapangan dan Peralatan Khas
Lapangan Berdinding: Lapangan dikelilingi oleh dinding yang dapat digunakan untuk memantulkan bola. Ini adalah perbedaan mencolok dari tenis lapangan yang terbuka.
Raket dan Bola: Raket padel lebih pendek, berbentuk solid (tidak bersenar) dengan lubang-lubang kecil. Bola yang digunakan mirip bola tenis, tetapi memiliki tekanan yang lebih rendah.
- Aturan Servis Underhand
Servis Bawah: Servis wajib dilakukan secara underhand (dari bawah pinggang). Bola harus dipantulkan ke lantai terlebih dahulu sebelum dipukul.
Diagonal: Pemain harus berdiri di belakang garis servis dan memukul bola secara diagonal ke kotak servis lawan.
Pantulan Sah: Bola servis harus memantul satu kali di kotak servis lawan.
Jika bola mengenai dinding kaca setelah pantulan pertama, servis tetap sah.
Namun, jika bola langsung mengenai dinding atau pagar sebelum memantul di lapangan lawan, servis dianggap fault. Pemain mendapat dua kali kesempatan servis.
- Sistem Skor Mirip Tenis
Poin: Sistem skor sama dengan tenis, yaitu: 0 (love), 15, 30, 40, dan game.
Deuce dan Game: Jika skor mencapai 40–40 (deuce), berlaku sistem advantage untuk menentukan pemenang game.
Set: Satu pertandingan biasanya dimainkan dengan format best of 3 set. Satu set dimenangkan tim yang mencapai 6 game dengan selisih minimal 2 game. Jika skor 6–6, maka dimainkan tiebreak.
- Keunikan Cara Bermain
Pantulan Dinding: Setelah servis, lawan bisa mengembalikan bola baik secara langsung (volley) atau setelah memantul ke dinding. Penggunaan dinding belakang dan samping inilah yang membuat permainan padel menjadi sangat taktis dan dinamis.
Bola Mati: Bola tidak boleh memantul dua kali di lantai. Bola juga tidak boleh mengenai pagar sebelum menyentuh lantai di lapangan lawan, dan tidak boleh langsung keluar lapangan.
Manfaat Padel: Taktik, Refleks, dan Interaksi Sosial
Dibandingkan tenis yang mengandalkan kekuatan pukulan, padel lebih menekankan pada taktik, refleks cepat, dan koordinasi tim karena formatnya selalu ganda dan adanya pantulan dinding.
Padel sangat diminati karena mudah dimainkan, menjadikannya pilihan ideal bagi siapa saja yang ingin bugar tanpa memerlukan teknik dasar yang sulit.
Olahraga ini juga unggul dalam aspek sosial, sering dijadikan ajang berkumpul dengan teman dan kolega.
Editor : Pujo Nugroho