LombokPost - Kontingen Hapkido NTB pulang membawa kabar gembira dari Jawa Timur. Bertanding di Kejurnas Hapkido Indonesia VIII yang berlangsung di Surabaya pada 24–26 Oktober, tim NTB ini berhasil menggondol total 17 medali, termasuk empat medali emas. Capaian ini telah melampaui target yang diproyeksikan.
Kepala Pelatih Hapkido NTB, Awan Darmawan, menyatakan kebanggaannya. "Alhamdulillah capaian ini sangat membanggakan karena sudah melebih target yang diproyeksikan. Kami menargetkan tiga medali emas dan target itu berhasil kami penuhi," ujar Awan Darmawan, Minggu (26/10).
Empat Medali Emas Hapkido yang diraih oleh Kontingen NTB didominasi dari nomor seni. Dua emas pertama diamankan oleh Muhammad Samudera Alfarisi Darmawan.
Emas pertama diraih Muhammad Samudera Alfarisi Darmawan yang berpasangan dengan Djaka Lesmana di Nomor Seni Hoshinsul Authorized Putra. Emas kedua kembali dipersembahkan oleh Muhammad Samudera Alfarisi Darmawan, kali ini dari Nomor Seni Hoshinsul Authorized Mix, berpasangan dengan Syafitri Ramadhani.
Sementara itu, Medali Emas Hapkido ketiga dipersembahkan oleh M Khalaf Daniswara yang turun di Nomor Seni Nakbop Long Jump. Ini membuktikan kualitas Atlet Hapkido dari NTB di kategori teknik dan demonstrasi sangat mumpuni.
Medali emas terakhir atau keempat disumbangkan Mikaela Aulia Fatiha yang turun di kategori Tarung/Daeryun Under 35 Kilogram Putri.
Selain tiga Medali Emas Hapkido, Kontingen NTB juga berhasil menambah koleksi dengan tujuh medali perak dan enam medali perunggu.
Medali perak NTB disumbangkan Djaka Lesmana yang beraksi di Nomor Seni Kibon Nakbop, Hamira Zahrani di kategori Seni Kibon Nak Bop Putri, Andra Pratama Iskandar di kategori Tarung/Daeryun Under 41 Kilogram Putra, Muh Abdiyulloh Miadiqi di kategori Tarung/Daeryun Under 50 Kilogram Putra, Tia Nina Oktavia di kategori Tarung/Daeryun Under 30 Kilogram Putri . Alda Aulia Avrillina di kategori Tarung/Daeryun Under 33 Kilogram Putri, dan Hasma Afhika Rahman di kategori Tarung/Daeryun Under 37 Kilogram Putri.
Sedangkan medali perunggu diraih oleh pasangan Syafitri Ramadhani dan Khanza Nabina Azkia dari Nomor Seni Hoshinsul Authorized Pasangan Putri. Kemudian Hada Muliasari di kategori Seni Senjata Mugihyung Gum (pedang) Putri.
Selanjutnya Muhammad Zaenul Hanafi dari kategori Seni Kibon Nak Bop Putra. Naziya Afifa Mahira dari kategori Tarung/Daeryun Under 28 Kilogram Putri. Rindiani dar kategori Tarung/Daeryun Under 36 Kilogram Putri. Serta Angga Satria Rizki dari kategori Tarung/Daeryun Under 43 Kilogram Putra.
Dengan raihan 4 emas, 7 perak, dan 6 perunggu, Hapkido NTB sukses mengukir prestasi di Kejurnas Hapkido Indonesia VIII ini.
Kejurnas Hapkido Indonesia VIII di Surabaya ini tercatat sebagai kejurnas terbesar sepanjang sejarah dengan partisipasi 617 Atlet Hapkido dari 18 Pengda (Pengurus Provinsi) dan 19 Pengcab (Pengurus Kabupaten/Kota), yang bertanding dalam 528 nomor pertandingan.
Untuk menghadapi ketatnya persaingan di Kejurnas Hapkido Indonesia VIII ini, Kontingen NTB mengirimkan total 24 orang atlet (11 putra dan 13 putri). Para Atlet Hapkido tersebut diikutsertakan dalam berbagai nomor.
Nomor Daeryun (tarung) sebanyak lima atlet putra dan tujuh atlet putri, Seni Hyung (jurus) dengan satu atlet putri, Seni Nakbop (jatuhan) sebanyak dua atlet putra.
Kemudian nomor Seni Kibon Nakbop (teknik jatuhan) dengan satu atlet putra dan dua atlet putri, Seni Hoshinsul (beladiri praktis) sebanyak satu pasangan putra, satu pasangan putri, dan satu pasangan campuran. Serta Seni Mugihyung (senjata) menurunkan satu atlet putra dan satu atlet putri.
Editor : Pujo Nugroho