Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

POBSI NTB Ditarget Wajib Medali Emas di PON XXII Nusa Tenggara 2028

Pujo Nugroho • Rabu, 29 Oktober 2025 | 19:14 WIB
Ketua KONI NTB Mori Hanafi melantik Pengprov POBSI NTB.
Ketua KONI NTB Mori Hanafi melantik Pengprov POBSI NTB.

LombokPost - Kepengurusan Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) NTB akhirnya resmi dilantik Rabu (29/10). Pelantikan ini sempat tertunda, namun kini jajaran pengurus baru siap tancap gas mengemban tugas berat. Ketua KONI NTB, Mori Hanafi, langsung meminta pengurus POBSI NTB segera bergerak cepat.

Pelantikan POBSI NTB ini menjadi sorotan karena prosesnya yang terbilang unik. "POBSI NTB ini memang unik. Sudah terbentuk 2023 tapi dilantik 2025. Ini karena semua harus sesuai administrasi. Tidak bisa hanya sekedar dipilih pengurusnya tapi juga harus memenuhi administrasi,” ujar Mori Hanafi menegaskan pentingnya tertib administrasi dalam organisasi olahraga.

Meskipun sisa masa jabatan kepengurusan ini hanya dua tahun, Mori Hanafi mengingatkan bahwa tanggung jawab mereka sangat besar. Fokus utama pengurus POBSI NTB adalah mempersiapkan atlet biliar NTB untuk menyambut ajang bergengsi PON XXII Nusa Tenggara 2028.

"Persiapan itu tidak bisa dalam waktu singkat. Pengurus POBSI NTB yang sekarang juga harus memiliki peran dalam persiapan PON 2028," kata Mori.

KONI NTB menaruh ekspektasi tinggi pada Biliar NTB. Apalagi status cabor biliar adalah privilege tuan rumah, di mana NTB mengusulkannya agar dapat dipertandingkan pada PON 2028. Mori menegaskan, POBSI NTB tidak boleh main-main. Di PON sebelumnya, cabor biliar NTB sempat meraih medali perak. Namun, di PON 2028, targetnya sudah naik kelas.

"PON 2028 wajib menyumbangkan medali emas," tuturnya tegas.

Untuk mencapai target medali emas di PON 2028, Mori Hanafi menekankan pentingnya selektivitas dalam mengirimkan atlet biliar NTB. Ia memberikan peringatan keras kepada seluruh cabang olahraga, termasuk POBSI NTB, agar tidak 'mengkarbit' atlet.

"Saya ingatkan seluruh cabor jangan mengkarbit atlet. Artinya atlet yang belum siap tapi dipaksakan turun di PON. POBSI NTB harus selektif," tegas Ketua KONI NTB tersebut. Mengkarbit atlet dianggap hanya akan merugikan cabor itu sendiri dan target NTB sebagai tuan rumah PON 2028.

Untuk memastikan proses seleksi berjalan sesuai standar, KONI NTB tidak akan tinggal diam. Pihaknya akan ikut memonitor proses penjaringan dan persiapan atlet yang dilakukan oleh POBSI NTB.

"Jangan sampai turun tanpa target yang jelas. Kita sebagai Tuan Rumah PON 2028 tentu menargetkan medali emas," pungkas Mori Hanafi.

Kini, semua mata tertuju pada langkah-langkah strategis POBSI NTB dalam dua tahun ke depan.

Editor : Pujo Nugroho
#Pon 2028 #KONI NTB #POBSI #Mori Hanafi #Biliar