LombokPost - Kontingen NTB kembali menambah koleksi medali emas di ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVII 2025 Jakarta. Kali ini, kejutan datang dari cabang olahraga (cabor) pencak silat, yang berhasil menyumbang emas kedua bagi NTB, Sabtu (8/11). Capaian ini semakin memperkuat posisi NTB di klasemen perolehan medali Popnas XVII 2025 Jakarta.
Pahlawan NTB hari ini adalah M Thoriq Ridho Z, pesilat putra yang turun di Kelas I putra. Dalam laga final yang sengit di GOR Senen, Thoriq tampil sangat dominan melawan perwakilan Kalimantan Barat, Afri Chiba Hiroyuki. Thoriq menunjukkan teknik dan mental bertanding yang matang, membuatnya sukses menang angka telak dengan skor meyakinkan 53-24.
Medali emas kedua NTB ini sekaligus menegaskan kekuatan cabor pencak silat NTB di kancah olahraga pelajar nasional. Sebelumnya, cabor pencak silat juga sudah menyumbangkan medali perunggu melalui pesilat putri Mikia Vebianka yang berlaga di Kelas H putri.
Pelatih Pencak Silat NTB, Rony Pasarani, tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya atas capaian fantastis anak didiknya. Menurut Rony, keberhasilan M Thoriq Ridho Z meraih medali emas Popnas XVII 2025 Jakarta merupakan hasil dari persiapan yang sangat matang dan terukur.
”Thoriq memang kita targetkan medali emas. Perjalanan Thoriq sejak babak kualifikasi juga sangat meyakinkan. Di babak penyisihan dia sukses mengalahkan tuan rumah, kemudian di semifinal mengandaskan wakil Kalimantan Timur. Ini bukti kerja keras tim NTB,”
Rony juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dispora NTB, jajaran pelatih IPSI NTB, dan seluruh masyarakat NTB yang telah memberikan dukungan penuh bagi kontingen di Popnas XVII 2025 Jakarta.
Dengan tambahan medali emas dari cabor pencak silat ini, koleksi medali Kontingen NTB di Popnas XVII 2025 Jakarta melonjak menjadi 9 medali. Rinciannya adalah 2 medali emas, 1 medali perak, dan 6 medali perunggu.
Dua medali emas NTB disumbangkan Muhardin Saputra dari cabor atletik, di nomor 1.500 meter putra. Serta M Thoriq Ridho Z dari cabor pencak silat, Kelas I putra.
Sementara itu, satu medali perak diraih oleh Elsa Azizaturohmi dari cabor taekwondo. Enam medali perunggu lainnya berasal dari Ihsan Dafa Maulana, Zaskia Septiana, dan Annora Callysta Cira (Taekwondo); Muhardin Saputra (Atletik 800 meter putra); Sudirman (Atletik Lompat Jauh); serta Mikia Vebianka (Pencak Silat).
Capaian dua medali emas NTB di Popnas XVII 2025 Jakarta ini telah menyamai perolehan emas pada Popnas XVI 2023 Palembang, yang juga diperoleh dari cabor atletik dan pencak silat.
Menanggapi prestasi ini, Kepala Dispora NTB, Wirawan menyambut baik medali emas kedua dari cabor pencak silat tersebut. ”Alhamdulillah atlet-atlet pelajar kita sudah mengerahkan kemampuan maksimalnya,” ujarnya.
Menurut Wirawan, seluruh atlet dan ofisial sudah mengerahkan kemampuan maksimalnya dan berjuang gigih mengharumkan nama NTB di Popnas XVII 2025 Jakarta. "Dua medali emas ini adalah hadiah untuk kerja keras, dan kami berharap semangat juang di Popnas XVII 2025 Jakarta ini akan terus berlanjut di ajang-ajang berikutnya," pungkasnya.
Editor : Pujo Nugroho