Lombok Post – Megabintang Brasil, Neymar Jr., menjadi sorotan panas setelah Neymar dicemooh habis-habisan oleh pendukung Flamengo dalam laga antara Santos FC dan Flamengo di Stadion Maracanã. Pertandingan berakhir dengan kekalahan 0-3 bagi Santos, yang semakin menenggelamkan klub legendaris itu di zona degradasi Serie A Brasil.
Sorakan dan ejekan mengiringi setiap langkah Neymar di lapangan. “Neymar, enyahlah! Kau kembali ke Santos hanya untuk main di divisi dua!” teriak ribuan fans Flamengo dari tribun. Kalimat itu menggema sepanjang laga dan mempertegas kenyataan pahit bahwa Neymar dicemooh bukan hanya karena performa, tetapi juga karena simbol keterpurukan klub yang dulu pernah melahirkan legenda Pelé.
Menurut laporan Marca dan Khel Now, Neymar yang kini berusia 33 tahun kembali ke Santos dengan niat membantu klub masa kecilnya bangkit. Namun kenyataan berbicara lain. Santos justru terjebak dalam krisis hasil dan terancam degradasi untuk pertama kalinya dalam sejarah modern mereka. Di tengah situasi itu, Neymar dicemooh dan menjadi sasaran kemarahan fans lawan yang mengejek keputusannya pulang kampung.
Baca Juga: Maresca Menyentil Man Utd: Garnacho Datang ke Chelsea setelah Terlunta-lunta di Skuad Buangan
Saat Neymar ditarik keluar pada menit ke-70, sorakan semakin keras. Ejekan bergema di seluruh stadion, membuat suasana makin panas. “Neymar dicemooh” menjadi trending di media sosial Brasil. Banyak netizen mengomentari bagaimana tekanan besar dihadapi oleh pemain yang selama ini dikenal penuh percaya diri. Beberapa pendukung menilai bahwa kehadirannya di Santos tidak otomatis membawa keberuntungan, bahkan menambah sorotan tajam terhadap performa tim.
Para analis sepak bola di Brasil menyebut bahwa Neymar dicemooh adalah konsekuensi dari ekspektasi publik yang terlalu tinggi. “Neymar datang dengan status bintang dunia, tapi Santos sedang dalam masa sulit. Ia kini menanggung beban sejarah klub,” tulis Khel Now. Kritik yang datang dari berbagai arah membuat Neymar terlihat frustrasi di pinggir lapangan. Seusai laga, ia memilih bungkam, hanya menulis singkat di media sosial: “Kami akan berjuang sampai akhir.”
Kekalahan dari Flamengo membuat Santos hanya mengoleksi 31 poin dari 32 pertandingan dan tertahan di zona merah. Dengan enam laga tersisa, klub asal São Paulo itu berada di ujung tanduk. Jika gagal bangkit, Santos berpotensi mencatat sejarah kelam dengan turun kasta ke divisi dua untuk pertama kalinya. Situasi ini membuat tekanan kepada Neymar semakin besar.
Baca Juga: Lamine Yamal Puncaki 10 urutan Pemain Paling Berharga di Dunia
Meski Neymar dicemooh di laga tersebut, dukungan dari fans setia Santos tetap berdatangan. Banyak yang masih percaya bahwa Neymar adalah simbol kebangkitan dan motivasi bagi para pemain muda. “Dia pulang bukan untuk menyerah. Dia pulang untuk menyelamatkan,” tulis salah satu komentar fans di X (Twitter).
Kisah Neymar dicemooh fans Flamengo ini menjadi gambaran nyata betapa kerasnya dunia sepak bola Brasil. Sorakan di tribun tidak hanya bentuk ejekan, tapi juga ekspresi kekecewaan, emosi, dan harapan publik terhadap bintang yang dianggap bisa menyelamatkan klub kebanggaan mereka. Kini, publik menunggu apakah Neymar mampu membungkam cemoohan dengan performa gemilang dalam laga-laga krusial berikutnya.
Dengan semua tekanan yang dihadapi, satu hal yang pasti: meski Neymar dicemooh, semangatnya untuk membela Santos belum padam. Ia datang untuk menghidupkan kembali kejayaan klub masa kecilnya dan mungkin, dengan enam pertandingan tersisa, kesempatan itu masih ada sebelum semuanya terlambat.
Editor : Akbar Sirinawa