Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kisah Lamaran Unik Marco Bezzecchi ke Motornya Usai Menang di GP Valencia

Rury Anjas Andita • Selasa, 18 November 2025 | 05:21 WIB
Kisah lamaran unik Bezzecchi pada motornya usai menang di GP Valencia jadi sorotan. Selebrasi ikonik tutup musim MotoGP 2025.
Kisah lamaran unik Bezzecchi pada motornya usai menang di GP Valencia jadi sorotan. Selebrasi ikonik tutup musim MotoGP 2025.

LombokPost – Kisah lamaran Bezzecchi pada motornya menjadi sorotan besar di GP Valencia 2025.

Selebrasi tak biasa itu muncul setelah Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) menutup musim dengan kemenangan fantastis—kemenangan Grand Prix ketiganya tahun ini.

Performa gemilang itu membuat kisah lamaran Marco Bezzecchi pada motornya semakin viral di paddock MotoGP.

Marco Bezzecchi tampil solid sepanjang balapan, menahan tekanan keras dari Raul Fernandez (Trackhouse MotoGP Team), sementara Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) melengkapi podium.

Dengan kemenangan tersebut, Marco Bezzecchi mengunci posisi ketiga di klasemen akhir Kejuaraan Dunia.

Pencapaian yang layak dirayakan lebih besar—termasuk lewat kisah lamaran Marco Bezzecchi pada motornya yang kini menjadi pembicaraan hangat.

“Saya Memenangkan Motor Ini Lewat Taruhan”

Tekanan bukan masalah bagi Marco Bezzecchi. Ia memimpin balapan dan menuntaskan duel sengit dengan margin 0,686 detik.

Seusai balapan, pembalap Italia itu mengungkap cerita di balik selebrasi uniknya, yang memicu hebohnya kisah lamaran Bezzecchi pada motornya.

"Cara sempurna untuk mengakhiri musim 2025, itu sudah pasti. Saya tidak yakin saya juga sempurna. Balapan yang fantastis. Saya sangat senang dengan bagaimana semuanya berjalan dalam paruh akhir musim. Sangat, sangat puas dengan pekerjaan yang dilakukan oleh tim saya, dari seluruh kru, para teknisi di Noale, dan semua orang. Sangat, sangat gembira. Tentu saja, kami akan mulai lagi pada hari Selasa. Saya sudah tidak sabar," katanya.

Namun yang paling mencuri perhatian adalah pengakuannya terkait motor Aprilia tunggangannya.

"Saya suka motor saya. Keren sekali. Saya memenangkan motor ini dalam sebuah taruhan karena saya memberi tahu Massimo (Rivola, CEO Aprilia Racing) bahwa jika saya bisa memenangi tiga balapan, maka motor ini akan pulang (jadi milik saya). Dan saya memenangkan motor itu. Jadi saya harus bertanya apakah dia (motornya) mau menikah dengan saya. Untungnya, dia setuju," ujarnya.

Ungkapan itu membuat paddock MotoGP gempar—membuat kisah lamaran Marco Bezzecchi pada motornya menjadi salah satu momen paling ikonik penutup musim MotoGP 2025.

Editor : Rury Anjas Andita
#MotoGP #gp valencia #Marco Bezzecchi #aprilia