LombokPost - Carlos Alcaraz mundur dari Piala Davis 2025 hanya tiga hari setelah tampil di final Nitto ATP Finals.
Carlos Alcaraz mundur karena cedera hamstring, membuat Tim Spanyol kehilangan andalan utama mereka jelang duel krusial melawan Ceko di Bologna.
Keputusan Carlos Alcaraz mundur dari Piala Davis ini langsung menjadi sorotan pecinta tenis dunia.
Petenis peringkat 1 dunia itu memutuskan mundur setelah menjalani pemeriksaan lanjutan di Italia.
Carlos Alcaraz mengalami edema di hamstring kanan, cedera yang sudah tampak saat ia meminta perawatan medis pada final Nitto ATP Finals melawan Jannik Sinner.
“Dengan sangat menyesal saya umumkan bahwa saya tidak akan dapat bermain untuk Spanyol di Piala Davis di Bologna,” tulis Alcaraz di X.
“Saya mengalami edema di hamstring kanan dan rekomendasi medisnya adalah untuk tidak bertanding. Saya selalu mengatakan bahwa bermain untuk Spanyol adalah hal terhebat yang ada dan saya sangat menantikan untuk membantu memperjuangkan (trofi Salad Bowl)," tambahnya.
Keputusan Carlos Alcaraz mundur dari Piala Davis ini membuat Spanyol kehilangan kekuatan besar.
Sang juara Grand Slam itu awalnya dijadwalkan menjadi senjata utama menghadapi Ceko.
Tanpa Carlos Alcaraz, skuad Spanyol yang dipimpin kapten David Ferrer akan bertumpu pada Jaume Munar, Pedro Martinez, dan Pablo Carreno Busta.
Mereka akan menghadapi Ceko yang diperkuat Jiri Lehecka dan Jakub Mensik pada Kamis, 20 November pukul 10.00 waktu setempat.
Pemenang laga Spanyol vs Ceko akan berhadapan dengan Argentina atau Jerman di semifinal.
Meskipun Alcaraz mundur dari Piala Davis karena cedera hamstring, musim 2025-nya tetap luar biasa. Ia menutup tahun dengan 71 kemenangan dan delapan gelar, termasuk empat gelar mayor yang dibagi bersama rivalnya, Jannik Sinner.
Dalam Lexus ATP Head2Head, Alcaraz masih memimpin 10-6 atas Sinner setelah memenangkan empat dari enam final yang mereka jalani tahun ini.
Editor : Rury Anjas Andita