FIFA memastikan pemungutan suara ditutup Kamis (4/12) pukul 06.59 WITA, sehingga para pendukung Timnas Indonesia masih punya waktu memberi dukungan terakhir. Antusiasme besar terlihat di media sosial, di mana ajakan memilih Ridho semakin masif menjelang penutupan.
Gol Spektakuler yang Menggema ke Dunia
Ridho masuk nominasi berkat gol sensasionalnya pada 10 Maret 2025, saat Persija Jakarta menghadapi Arema FC di Super League 2024/2025.
Dari dekat garis tengah lapangan, ia melepaskan tembakan keras yang meluncur sempurna melewati kiper Lucas Frigeri.
Aksi berani itu langsung menjadi sorotan nasional dan dinilai sebagai salah satu gol paling spektakuler musim tersebut.
FIFA kemudian memasukkan Ridho ke daftar 11 kandidat Puskas Award 2025, bersaing dengan nama besar seperti Declan Rice hingga Lamine Yamal.
Puskas Award: Penghargaan Gol Terbaik Dunia
Puskas Award merupakan penghargaan tahunan FIFA yang diberikan sejak 2009, dengan penilaian berdasarkan kalender tahunan. Pemenangnya ditentukan melalui kombinasi voting publik dan panel juri berisi legenda sepak bola dunia.
Metode ini membuat peluang Ridho tetap terbuka lebar, karena setiap suara dari masyarakat Indonesia sangat berarti.
Dukungan Publik Menggema Menjelang Penutupan
Hingga kini FIFA belum merilis jadwal resmi malam penghargaan The Best FIFA, tempat Puskas Award biasanya diumumkan. Meski demikian, fokus masyarakat saat ini tertuju pada proses voting yang tinggal hitungan jam.
Pendukung Timnas Indonesia ramai-ramai membagikan tautan voting, membuat kampanye spontan, dan mengajak publik untuk ikut memilih.
Ridho tidak hanya membawa nama Persija Jakarta, tetapi juga harga diri sepak bola Indonesia. Kehadirannya dalam nominasi menjadi bukti bahwa pemain lokal mampu bersaing di panggung internasional.
Momen Bersejarah di Depan Mata
Jika berhasil menang, Ridho akan mencatatkan sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang meraih Puskas Award. Namun apa pun hasilnya, masuknya nama Ridho dalam nominasi saja sudah menjadi pencapaian besar bagi sepak bola nasional.
Menjelang detik-detik terakhir penutupan voting, harapan publik tetap tinggi. Semua kini bergantung pada suara yang terkumpul dan keputusan juri FIFA.
Waktu hampir habis—dan kesempatan tak datang dua kali.
Masyarakat yang ingin mendukung Ridho dapat langsung mengakses laman resmi FIFA sebelum voting resmi ditutup.