Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, menyatakan bahwa Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberikan dukungan penuh terhadap kontingen yang akan berjuang.
"Kalau kami kan Kemenpora men- support memberikan yang terbaik untuk kontingen dan atlet. Jadi kami tidak melihat apa dan kenapa, ya kami berikan yang terbaik," ujar Menpora Erick Thohir saat pengukuhan tim Indonesia untuk SEA Games di Wisma Kemenpora, Jumat (5/12).
Dengan penambahan jumlah atlet, diharapkan hasil yang dicapai dapat optimal dalam perolehan medali emas. Kontingen Indonesia secara umum berharap dapat mempertahankan peringkat ketiga pada pesta olahraga Asia Tenggara tersebut.
"Nah 80 emas itu ya target. Tapi apakah kita berpuas diri dengan 80 emas atau dengan perak? Enggak, kan kita mau lihat yang terbaik," katanya.
Erick Thohir juga menyoroti adanya tantangan di mana 41 medali emas dari cabor unggulan Indonesia tidak dipertandingkan pada edisi SEA Games kali ini. "Nah itu, jadi itu yang kami dorong," paparnya.
Tim Bulutangkis Siap Bertanding
Tim bulutangkis Indonesia juga telah bertolak menuju Bangkok, Thailand, pada Jumat (5/12) pagi. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menerangkan bahwa seluruh atlet berada dalam kondisi siap bertanding.
Eng Hian mengakui adanya beberapa atlet yang baru pertama kali tampil di ajang SEA Games, sehingga adaptasi mental menjadi fokus utama untuk menghadapi atmosfer pertandingan. “Program diskusi dengan psikolog ini diharapkan membuat atlet lebih kuat dalam menyatukan hati, tekad, dan tujuan,” ungkapnya.
Ganda putra Leo Rolly Carnando dan Bagas Maulana menyampaikan kesiapan mereka untuk memperbaiki capaian medali pada SEA Games sebelumnya. “Persiapan kami sudah cukup baik dan kami siap bertanding. Kami ingin meng-upgrade medali yang telah kami raih sebelumnya,” ujar Bagas.
Editor : Redaksi Lombok Post