Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Deretan Event Unggulan di Sirkuit Mandalika Sepanjang Tahun 2025

Lestari Dewi • Sabtu, 6 Desember 2025 | 14:40 WIB
GT World Challenge Asia 2025 menjadi salah satu event yang hadir di Sirkuit Internasional Mandalika
GT World Challenge Asia 2025 menjadi salah satu event yang hadir di Sirkuit Internasional Mandalika

LombokPost - Sepanjang tahun 2025, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) telah menghadirkan beragam kegiatan yang tersusun rapat dari Januari-Desember 2025.

Sirkuit Internasional Mandalika telah berkembang menjadi kawasan yang hidup hampir setiap hari, sebagai wahana motorsport, olahraga, budaya, industri kreatif, wisata, dan edukasi yang saling bertemu.

Tahun 2025 dimulai dengan program elite Pertamina Enduro VR46 Riders Academy pada Januari 2025, sebuah kesempatan langka bagi pembalap muda Indonesia untuk merasakan metode pelatihan berskala internasional.

Masuk ke Februari, Sirkuit Mandalika kembali menjadi pusat aktivitas besar dengan hadirnya The Mead Johnson 4th Pediatric Science Network Hub, penyelenggaraan tradisi tahunan Festival Bau Nyale, serta rangkaian Yamaha Training and Practice yang memperkuat peran sirkuit sebagai pusat latihan profesional maupun komunitas.

Suasana Maret yang bertepatan dengan Ramadan membawa nuansa lebih hangat melalui Berkah Ramadan Seru Street Food Festival, sebuah festival kuliner dan hiburan malam yang menghidupkan kawasan sirkuit dengan aktivitas masyarakat.

Memasuki April, fokus kembali bergeser kepada kompetisi melalui Mandalika Racing Series (Round 1), ajang balap nasional yang menjadi ruang aktualisasi pembalap dan tim dari berbagai daerah.

Pada Mei 2025 dengan rangkaian event unggulan: Ducati We Ride As One yang mempertemukan komunitas Ducati global. Selanjutnya, kehadiran balapan internasional GT World Challenge Asia pada 9-11 Mei menjadi event ditunggu-tunggu penggemar balap roda empat.

Digelar pula Mandalika Festival of Speed (Round 1) yang memadukan balap dan hiburan dalam satu festival otomotif berskala besar.

Sebelum digelarnya GT World Challenge Asia di Sirkuit Mandalika, MGPA melakukan perubahan sirkuit untuk memenuhi persyaratan homologasi FIA sejak Januari 2025. Perubahan sirkuit dilakukan sendiri secara bertahap oleh MGPA dengan meminta persetujuan FIA dan FIM.

GT World Challenge Asia digelar 9-11 Mei 2025 di Sirkuit Mandalika merupakan event pertama kejuaraan balap roda empat dibawah regulasi FIA Grade 3. Kesuksesan penyelenggaraan GT World Challenge Asia musim 2025 di Mandalika akan berlanjut pada 2026 mendatang.

Di bulan Juni, semangat kompetisi terus berlanjut melalui Mandalika Racing Series (Round 2) dan Mandalika Festival of Speed (Round 2). 

Kalender pertengahan tahun dilengkapi oleh JDM Fun Day di bulan Juli, di mana komunitas pecinta mobil Jepang berkumpul, memamerkan modifikasi, dan menjajal performa kendaraan mereka di lintasan Mandalika.

Bulan Juli juga diwarnai gelaran Mandalika Festival of Speed putaran 2.

Agustus 2025 menjadi salah satu bulan paling padat dalam kalender MGPA. Selain Mandalika Racing Series (Round 3), Mandalika juga menjadi tuan rumah Porsche Carrera Cup Asia, FIM Asia Road Racing Championship (ARRC). 

Pada Agustus 2025, MGPA menghadirkan dua event yang dijalankan secara berurutan dan bersamaan yakni Aquabike Grand Prix of Indonesia 2025 pada 13-15 Agustus 2025 di Danau Toba Sumatera Utara dan “UIM F1H2O World Championship” atau Kejuaraan Dunia Powerboat pada 22-24 Agustus di tempat yang sama Danau Toba, Sumatera Utara.

Sementara, pada saat yang bersamaan, di Sirkuit Mandalika, MGPA menggelar Mandalika Racing Series putaran ke-3, dan seminggu kemudian menggelar Porsche Carrera Cup Asia pada 22-24 Agustus.

Dengan padatnya event yang diselenggarakan bersamaan, MGPA membagi tim untuk menjalankan dua event sekaligus yakni untuk event Aquabike Grand Prix of Indonesia 2025 pada 13-15 Agustus 2025 dan “UIM F1H2O World Championship” 22-24 Agustus di Danau Toba, Sumatera Utara dan untuk event Mandalika Racing Series 15-17 Agustus dan Porsche Carrera Cup Asia pada 22-24 Agustus Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB.

Berlanjut ke September, sirkuit ramai dengan peserta Pocari Run yang diikuti 9000 pelari, serta penyelenggaraan Mandalika Racing Series (Round 4) yang semakin mematangkan persaingan pembalap nasional.

Puncak kalender hadir di Oktober 2025 melalui IndonesianGP 2025, ajang MotoGP yang kembali menempatkan Mandalika dalam menjadi pusat perhatian dunia motorsport yang dihadiri 140.324 penonton yang memadati grandstand di sirkuit.

Fermin Aldeguer menjadi rider MotoGP yang mencetak sejarah kemenangan di Sirkuit Mandalika. Bulan Oktober juga hadir Mandalika Festival of Speed (Round 3).

Memasuki awal November, Mandalika Racing Series (Round 5) putaran final digelar sekaligus menobatkan para juara tiap kategori kelas. Pada November juga diramaikan rangkaian kegiatan track day dari berbagai komunitas.

Tahun 2025 ditutup pada Desember dengan dua acara utama: Mandalika Festival of Speed (Round 4) dan lomba lari akhir tahun bertajuk Mandalika Last Sunday Run 2025, yang menjadi perayaan sekaligus refleksi atas padatnya kegiatan sepanjang tahun.

Dengan rangkaian aktivitas yang berlangsung tanpa jeda panjang, kalender kegiatan event MGPA tahun 2025 menjadi bukti bahwa Sirkuit Mandalika merupakan venue motorsport dan destinasi wisata olahraga (sport tourism) yang semakin mendunia.

Di luar kegiatan event balap, Sirkuit Mandalika dipenuhi rangkaian track day, lampaq, arrive and drive, dan kunjungan tamu berbagai instansi pemerintah, swasta, kalangan pendidikan, maupun masyarakat umum.

Direktur Utama MGPA Priandhi Satria memberikan refleksi mendalam mengenai padatnya kalender 2025. Dia menjelaskan bahwa tahun 2025 ini bukan hanya soal kuantitas atau jumlah event saja, tetapi tentang tekad dan keberhasilan membangun ekosistem berkelanjutan bagi olahraga dan industri otomotif Indonesia.

“Kalender 2025 kami susun sebagai gambaran bahwa Mandalika bukan hanya sebuah sirkuit, tetapi ruang hidup yang terus bergerak. Dari VR46 Riders Academy, GT World Challenge Asia, ARRC, Mandalika Racing Series, Mandalika Festival of Speed hingga IndonesianGP, setiap kegiatan memiliki peran dalam memperkuat fondasi motorsport Indonesia,” ungkapnya, Sabtu (6/12). 

Priandhi menekankan pentingnya keberagaman aktivitas yang berlangsung di sepanjang tahun. Sebab yang dibangun MGPA bukan hanya balapan, namu lebih dari itu side event pendukung sebagai upaya memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat dan UMKM.

“Festival kuliner, kegiatan komunitas, event budaya, hingga lari massal seperti POCARI Run adalah bagian dari identitas baru Sirkuit Mandalika sebagai sebuah kawasan sport tourism yang terbuka bagi masyarakat luas dan ramah bagi semua kalangan,” jelas Priandhi.

Optimisme besar untuk masa depan Sirkuit Mandalika disampaikannya. Dengan ritme event yang berjalan hampir tanpa henti sepanjang 2025, MGPA melihat bahwa Mandalika telah tumbuh menjadi pusat energi kegiatan dan event otomotif Indonesia.

“Tahun ini menjadi pijakan penting untuk membawa Mandalika ke level yang lebih tinggi, baik di panggung nasional maupun internasional,” kata dia.

Seluruh kegiatan kalender event yang dirancang MGPA sesuai dengan arahan dari ITDC dan InJourney. Kegiatan dirancang agar Sirkuit Mandalika bukan sekadar menjadi venue balap, tetapi menjadi pusat pertumbuhan industri otomotif nasional, tempat lahirnya pembalap berprestasi, kegiatan komunitas, dan destinasi wisata motorsport yang hidup sepanjang tahun.

“Selain itu, beragam event di Sirkuit Mandalika akan menumbuhkan dampak ekonomi di KEK Mandalika dan masyarakat luas pada umumnya,” pungkasnya.

 

 
Editor : Marthadi
#event #unggul #Sirkuit Mandalika #MGPA #deretan