Ole Romeny Buka Luka Piala Dunia, Simpan Harapan Besar untuk Timnas Indonesia
Ivan Mardiansyah• Selasa, 30 Desember 2025 | 20:49 WIB
Ole Romeny bicara jujur soal luka gagal ke Piala Dunia 2026 dan harapan besar bagi masa depan Timnas Indonesia.
LombokPost - Ole Romeny secara terbuka berbicara tentang Piala Dunia 2026, kekecewaan mendalam yang masih membekas, serta harapan besar untuk masa depan Timnas Indonesia. Ia mengakui kegagalan menembus Piala Dunia menjadi pengalaman emosional yang sulit dilupakan, bahkan terasa semakin berat ketika turnamen paling prestisius itu kian mendekat.
Dalam pengakuannya, Ole Romeny dan Piala Dunia menjadi dua hal yang tak bisa dipisahkan dari perasaan campur aduk. Kekecewaan itu, menurutnya, tidak pernah benar-benar mereda dan justru muncul kembali setiap kali topik Piala Dunia dibicarakan.
“Setiap kali saya mendengar seseorang membicarakan Piala Dunia, hati saya terasa sakit,” ungkap Ole Romeny. “Dan rasa sakit itu semakin parah seiring mendekatnya turnamen.”
Meski demikian, Ole Romeny menegaskan bahwa rasa kecewa tersebut tidak menghapus harapan besarnya terhadap Timnas Indonesia. Ia percaya masa depan sepak bola Indonesia masih menyimpan potensi besar jika dikelola dengan arah yang tepat.
Menurut Romeny, salah satu kunci utama ada pada keputusan federasi dalam menunjuk sosok pelatih. Timnas Indonesia, kata dia, membutuhkan pelatih yang tidak hanya memahami taktik, tetapi juga mampu mengelola tekanan dan ekspektasi publik yang sangat besar.
“Melatih Indonesia—negara dengan lebih dari 280 juta penduduk—bukanlah pekerjaan yang mudah,” tegasnya.
Pernyataan tersebut mencerminkan kompleksitas tantangan yang dihadapi pelatih Timnas Indonesia. Bagi Ole Romeny, memimpin tim nasional dengan basis penduduk sebesar itu berarti menghadapi sorotan tanpa henti, tuntutan instan, dan tekanan emosional yang luar biasa.
Di tengah luka akibat gagal ke Piala Dunia, Ole Romeny tetap menaruh keyakinan bahwa sepak bola Indonesia bisa berkembang. Ia berharap federasi mampu memahami besarnya tanggung jawab ini dan memberi dukungan penuh kepada siapa pun yang dipercaya menukangi Timnas.
Pada akhirnya, Ole Romeny menegaskan bahwa kekecewaan masa lalu harus menjadi pelajaran. Dengan kepemimpinan yang tepat, kesabaran, dan visi jangka panjang, harapan Timnas Indonesia menuju Piala Dunia tetap terbuka di masa depan.