LombokPost - Aryna Sabalenka tidak hanya membuka musim 2026 sebagai petenis peringkat 1 dunia WTA, tetapi juga mencuri perhatian di luar lapangan. Bintang tenis asal Belarus itu tampil memukau sebagai cover girl Tatler Asia edisi Januari 2026, memadukan kekuatan atletik dan pesona mode kelas dunia.
Aruna Sabalenka di sampul Tatler Asia menjadi sorotan utama kawasan Asia-Pasifik, seiring popularitasnya yang terus menanjak berkat kesuksesan di Australian Open dan turnamen WTA 1000 Wuhan. Dalam pemotretan eksklusif karya fotografer Issac Lam, Sabalenka menampilkan sisi tangguh sekaligus glamor yang merepresentasikan citra barunya sebagai ikon olahraga global.
Sabalenka, Tenis, dan Dunia Mode
Dalam wawancara yang ditulis Lolo Chow, Sabalenka berbicara tentang “hati harimau” miliknya, ledakan emosi usai menjuarai US Open 2025, serta bagaimana statusnya sebagai bintang di WTA Tour Driven by Mercedes-Benz ikut menumbuhkan minat besarnya pada dunia fesyen.
Dalam rangkaian foto editorial Tatler Asia, Sabalenka mengenakan busana dari sejumlah label ternama seperti Burberry, Fendi, Ferragamo, Jimmy Choo, Miu Miu, dan Tory Burch. Menariknya, ia tetap memadukan gaya high fashion tersebut dengan sentuhan khas atlet, termasuk sepatu kets Nike kustom dan outfit sporty.
“Sebagai atlet profesional, gaya saya di luar lapangan adalah tentang kekuatan dan kepercayaan diri,” kata Sabalenka.
“Meskipun Anda sering melihat saya mengenakan Nike dan tampilan yang lebih sporty dan nyaman, saya juga suka berdandan dan menunjukkan sisi feminin saya yang berani. Ini semua tentang menyeimbangkan kekuatan dan kenyamanan dengan sentuhan glamor,”tambahnya.
Popularitas Sabalenka Melejit di Luar Lapangan
Penampilan Sabalenka di Tatler Asia menegaskan betapa profil Aryna Sabalenka di luar lapangan melonjak tajam sepanjang 2025. Ia menutup musim lalu dengan menduduki peringkat 1 PIF WTA selama 52 pekan penuh, sebuah pencapaian prestisius di tenis putri.
Tak hanya dominan secara prestasi, Sabalenka juga mencetak rekor finansial. Ia membukukan rekor hadiah uang WTA dalam satu musim sebesar USD 15.008.519. Di luar lapangan, pendapatannya juga melesat. Menurut Forbes, Sabalenka meraup sekitar USD 15 juta dari endorsement dan aktivitas komersial, hampir dua kali lipat dibandingkan USD 9 juta pada 2024.
Fokus Sabalenka Menuju Musim 2026
Meski sibuk dengan aktivitas fesyen dan media, Sabalenka tetap fokus pada target di lapangan. Ia akan memulai musim 2026 sebagai juara bertahan Brisbane International, dengan babak utama turnamen tersebut dimulai pada Minggu (4/12).
Editor : Rury Anjas Andita