Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Babak Baru Manajer King MU: Siapa Paling Cocok Gantikan Amorim?

Ivan Mardiansyah • Selasa, 6 Januari 2026 | 23:31 WIB

Manchester United memulai babak baru manajer usai berpisah dengan Amorim. Oliver Glasner, Maresca, dan Southgate masuk bursa.
Manchester United memulai babak baru manajer usai berpisah dengan Amorim. Oliver Glasner, Maresca, dan Southgate masuk bursa.

LombokPost – Manchester United resmi memasuki babak baru manajer setelah mengakhiri kerja sama dengan Rúben Amorim, keputusan yang langsung memicu spekulasi luas soal siapa pelatih baru Manchester United berikutnya.

Di tengah tekanan publik dan tuntutan prestasi, pencarian manajer King MU kali ini tidak sekadar soal taktik, melainkan menyangkut arah identitas klub dalam jangka panjang.

Sejumlah nama mencuat, dengan Oliver Glasner disebut-sebut sebagai kandidat terkuat, disusul Enzo Maresca dan Gareth Southgate sebagai alternatif berbeda karakter.

Baca Juga: Hanya 47 Menit! Aryna Sabalenka Mengamuk di Brisbane, Awali Musim 2026 dengan Kemenangan Kilat

Media Inggris melaporkan bahwa Oliver Glasner kini berada di posisi terdepan dalam bursa pengganti Amorim di Manchester United. Pelatih asal Austria itu dinilai memiliki rekam jejak taktis yang solid serta kemampuan membangun struktur tim yang stabil.

Gaya kepemimpinan Glasner dianggap selaras dengan kebutuhan Manchester United yang tengah mencari kestabilan setelah periode penuh gejolak. Bagi petinggi klub, sosok Glasner dinilai mampu membawa ketenangan sekaligus identitas permainan yang jelas bagi MU pasca Amorim.

Selain Glasner, nama Enzo Maresca juga ikut mencuat dalam radar manajemen. Pelatih yang dikenal dengan pendekatan modern dan penguasaan permainan berbasis posisi ini disebut sebagai opsi jangka menengah yang menarik.

Struktur eksekutif Manchester United dikabarkan mengagumi filosofi sepak bola Maresca, terutama kemampuannya mengembangkan pemain muda dan membangun tim dengan visi progresif. Dalam konteks manajer baru Manchester United, Maresca dipandang sebagai investasi masa depan, meski tetap menyimpan risiko adaptasi di bawah tekanan Old Trafford.

Baca Juga: Tutup Pintu ke Manchester United, Rashford Pilih Bertahan Lebih Lama di Barcelona

Sementara itu, Gareth Southgate muncul sebagai alternatif berprofil tinggi. Mantan pelatih tim nasional Inggris tersebut dinilai memiliki kelebihan dalam manajemen ruang ganti dan pengalaman menghadapi tekanan besar. Bagi sebagian internal klub, Southgate dianggap sosok yang bisa meredam gejolak internal Manchester United, terutama dalam fase transisi pasca kepergian Amorim. Meski gaya permainannya kerap menuai perdebatan, faktor kepemimpinan dan wibawa membuat Southgate tetap masuk dalam diskusi pelatih MU berikutnya.

Dinamika pencarian manajer King MU ini menegaskan bahwa keputusan Manchester United selanjutnya bukan hanya soal siapa yang paling jenius secara taktik. Lebih dari itu, pilihan pelatih akan menentukan arah identitas Manchester United ke depan, apakah fokus pada stabilitas instan, pembangunan jangka panjang, atau kombinasi keduanya. Dengan tekanan sejarah dan ekspektasi besar, siapa pun yang terpilih menggantikan Rúben Amorim akan memikul beban berat untuk mengembalikan MU ke jalur kejayaan.

Baca Juga: MU Susun Ulang Lini Tengah, Scott McTominay Masuk Radar Serius Januari 2026

Editor : Rury Anjas Andita
#Ruben Amorim #gareth southgate #manchester united #glasner #mu