LombokPost - Taylor Fritz akan menghadapi ujian besar saat Amerika Serikat membuka laga perempat final United Cup melawan Yunani di Perth, Rabu (7/1) waktu setempat. Duel ini menjadi penentu langkah AS dalam upaya membangun dinasti United Cup, setelah lolos ke fase delapan besar untuk ketiga kalinya dalam empat tahun.
Pertandingan AS vs Yunani dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 waktu setempat, disusul laga Swiss vs Argentina pada perempat final lainnya pukul 17.00. Fokus tertuju pada duel Fritz vs Stefanos Tsitsipas, yang menandai kebangkitan petenis Yunani itu setelah musim sulit pada 2025.
AS vs Yunani: Duel Panas Fritz vs Tsitsipas
Amerika Serikat, juara dua kali United Cup, kembali mengandalkan Coco Gauff dan Taylor Fritz. Keduanya memimpin Grup A setelah dua kali dipaksa menjalani pertandingan hingga ganda campuran penentu, menunjukkan ketangguhan mental di bawah tekanan.
Melawan Argentina di fase grup, Gauff harus memikul beban ganda setelah Fritz kalah dalam duel melelahkan selama dua setengah jam melawan Sebastian Baez. Namun Gauff bangkit dengan menyelamatkan match point saat menghadapi Jaume Munar, membuka jalan AS ke perempat final United Cup.
Yunani datang dengan kepercayaan diri tinggi berkat kebangkitan Stefanos Tsitsipas dan Maria Sakkari, dua mantan petenis peringkat 3 dunia yang tampak kembali bugar. Keduanya menyapu bersih pertandingan tunggal di Grup E dengan rekor 2-0.
Tsitsipas unggul 3-2 atas Fritz dalam rekor Lexus ATP Head2Head, meski Fritz memenangi dua pertemuan terakhir mereka, termasuk di Australian Open 2024. Fritz tetap konsisten di Top 10, sementara Tsitsipas sempat terlempar dari Top 20 pada 2025 akibat cedera punggung dan inkonsistensi performa.
Memasuki musim 2026, Tsitsipas menunjukkan tanda-tanda kebangkitan dan kembali mengusung ambisi besar.
Sakkari pun tampil impresif, mengalahkan Naomi Osaka dan akhirnya menundukkan Emma Raducanu pada pertemuan kelimanya.
“Dia benar-benar menunjukkan permainan tenis yang luar biasa hari ini, banyak peningkatan yang telah dia lakukan pada permainannya,” kata Tsitsipas tentang Sakkari setelah kemenangannya atas Raducanu.
“Pukulan-pukulannya ada. Dia memiliki pukulan-pukulan itu. Bagaimana kita bisa memanfaatkannya untuk memaksimalkannya? Dia benar-benar melakukannya dengan permainan tenis yang berani dan berusaha untuk menang,”tegasnya.
Di kubu AS, Coco Gauff berpeluang tampil di nomor tunggal untuk bangkit dari kekalahan mengejutkan atas Jessica Bouzas Maneiro. Namun, jika laga kembali berlanjut ke ganda campuran, AS kemungkinan besar akan kembali mengandalkan Gauff, yang telah memenangkan dua pertandingan penentu bersama Christian Harrison.
Swiss vs Argentina: Wawrinka vs Baez
Pada perempat final lainnya, Swiss menghadapi Argentina pukul 17.00, dengan sorotan tertuju pada Stan Wawrinka. Petenis berusia 40 tahun itu terus menambah drama pada kampanye United Cup terakhirnya, setelah menghabiskan hampir enam jam di lapangan dalam dua laga tunggal maraton.
Wawrinka meraih kemenangan dramatis lewat tie-break set penentuan melawan Arthur Rinderknech, sebelum kalah dari Flavio Cobolli. Sementara itu, Belinda Bencic menjadi tulang punggung Swiss, menyapu bersih laga tunggal dan bersinar di ganda campuran bersama Jakub Paul.
“Kita kembali berada di dunia Belinda. Dia menunjukkan kepada kita mengapa kita berada di sini lagi. Secara umum saya cukup senang dengan level permainan saya. Tentu saja, saya ingin sekali memenangkannya. Tapi mereka menyelesaikan tugasnya. Kami senang sebagai sebuah tim. Itu yang terpenting,”kata Wawrinka.
Swiss berharap Bencic kembali tampil solid saat menghadapi Solana Sierra, sebelum Wawrinka berhadapan dengan Sebastian Baez. Ketangguhan fisik dan mental Wawrinka kembali diuji, namun kemampuannya bangkit di momen krusial tetap menjadi ciri khas di musim terakhirnya di Tour.
Editor : Rury Anjas Andita