Pertarungan menarik akan tersaji pada babak 16 besar Piala Afrika saat Aljazair menghadapi Republik Demokratik Kongo (Kongo DR).
Dua tim dengan karakter kontras ini diprediksi menyuguhkan duel ketat antara agresivitas serangan dan disiplin pertahanan.
Aljazair melaju ke fase gugur dengan status unggulan. Tim asuhan Vladimir Petkovic tampil meyakinkan di fase grup dengan rekor sempurna: tiga kemenangan dari tiga pertandingan.
Produktivitas Desert Warriors juga mencolok, mencetak delapan gol dan hanya kebobolan sekali.
Baca Juga: Bayern Mengamuk! Salzburg Dilibas 5-0, Bintang Muda Unjuk Gigi
Ketajaman lini depan dibarengi kedisiplinan lini belakang menjadi sinyal kuat kebangkitan Aljazair setelah dua edisi terakhir Piala Afrika berakhir mengecewakan.
Catatan lainnya, Aljazair selalu mencetak gol pembuka dalam enam laga terakhir, sebuah keunggulan krusial di pertandingan gugur yang sering berlangsung tegang.
Di sisi berlawanan, Kongo DR datang dengan pendekatan yang lebih pragmatis. Pasukan Sebastien Desabre mengandalkan organisasi permainan yang rapi dan pertahanan solid. Dalam delapan pertandingan terakhir, Les Leopards hanya kebobolan dua kali.
Meski tidak dikenal produktif, Kongo DR tampil efektif. Mereka piawai mengontrol tempo dan meredam dominasi lawan, terutama saat menghadapi tim dengan penguasaan bola tinggi.
Baca Juga: Roma Krisis Pemain Jelang Lawan Lecce, Gasperini Dipaksa Putar Otak
Menariknya, Kongo DR juga kerap mencetak gol lebih dulu, faktor yang berpotensi memaksa Aljazair keluar dari ritme permainan.
Secara rekor pertemuan, Aljazair lebih unggul. Mereka tak terkalahkan dalam lima laga terakhir melawan Kongo DR di semua ajang. Namun, sebagian besar duel tersebut berjalan ketat dan minim gol, menegaskan potensi laga sengit kembali terulang.
Pengalaman Aljazair di panggung besar bisa menjadi pembeda. Meski Rayan Ait-Nouri masih diragukan tampil karena kondisi kebugaran, peran Riyad Mahrez tetap krusial sebagai motor serangan dan kreator peluang.
Sementara di kubu Kongo DR, kebugaran Arthur Masuaku akan sangat menentukan keseimbangan sisi kiri pertahanan. Kendati ada pemain yang absen, struktur tim Les Leopards tetap solid dan disiplin.
Laga ini diprediksi berlangsung alot dengan intensitas tinggi dan peluang bersih yang terbatas. Aljazair unggul di atas kertas, namun Kongo DR berpeluang menyeret pertandingan ke momen-momen krusial.
Editor : Marthadi