LombokPost - Semifinal United Cup 2026 menjanjikan drama besar dan aroma balas dendam. Laga AS vs Polandia serta Swiss vs Belgia pada Sabtu (10/1) di Sydney akan menentukan siapa yang berhak melaju ke final dan berpeluang menorehkan nama baru di trofi United Cup.
Sorotan utama tertuju pada Iga Swiatek dan Hubert Hurkacz yang kembali membawa Polandia ke semifinal dengan satu misi: membalas kegagalan musim lalu saat gelar direbut Tim Amerika Serikat. Jika Polandia mampu menyingkirkan AS, juara baru dipastikan lahir pada Minggu.
AS vs Polandia: Misi Balas Dendam Swiatek-Hurkacz
Laga AS vs Polandia langsung menyajikan duel panas Iga Swiatek vs Coco Gauff, dua mantan juara WTA Finals dan rival lama. Swiatek datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat rekor sempurna 3-0 di United Cup tahun ini.
Swiatek kembali menjadi tulang punggung Polandia, menghadirkan kemenangan tunggal meyakinkan dan membawa timnya ke semifinal United Cup untuk edisi keempat beruntun. Di sisi lain, Gauff menjadi tumpuan AS meski sempat menelan kekalahan di fase grup.
Pertandingan kemudian berlanjut ke duel Taylor Fritz vs Hubert Hurkacz, laga yang sarat cerita. Fritz unggul 4-2 dalam rekor head-to-head, tetapi Hurkacz tampil mengejutkan setelah pulih dari operasi lutut dan menyingkirkan petenis peringkat 3 dunia Alexander Zverev secara straight-set.
Tema balas dendam begitu kental dalam laga AS vs Polandia, mengingat musim lalu Swiatek dan Hurkacz harus merelakan trofi jatuh ke tangan AS di Sydney.
Swiss vs Belgia: Bencic dan Wawrinka di Ujian Berat
Semifinal lainnya mempertemukan Swiss vs Belgia, dengan Belinda Bencic sebagai motor utama Swiss. Bencic tampil tak terkalahkan di nomor tunggal dan ganda campuran, berpasangan dengan Jakub Paul untuk tiga kemenangan penting.
Bencic akan menghadapi Elise Mertens, sebelum Stan Wawrinka menjalani laga berat kontra Zizou Bergs.
“Dia pemain ganda yang hebat saat ini. Saya tahu betapa bagusnya dia bermain. Itu lebih mengesankan di lapangan. Dia jelas sangat membantu saya. Stan, tentu saja, melatih kami dengan hebat. Kami memiliki energi yang luar biasa di lapangan,”kata Bencic tentang Paul.
Wawrinka, yang menjalani awal musim perpisahan, memilih beristirahat setelah perjalanan panjang dari Perth. Cuaca panas ekstrem membuat jadwal dimajukan, tantangan tersendiri bagi petenis 40 tahun itu.
“Cuacanya akan sangat panas dan lembap. Hal positifnya adalah ada atap, jadi matahari tidak akan langsung menyinari kami. Kami memperkirakan kondisi yang sangat sulit, tetapi kami siap menghadapinya. Akan sama halnya dengan kami dan Belgia, dan saya pikir ini akan menjadi pertarungan yang sengitkata Wawrinka kepada ATPTour.com di Sydney.
Belgia datang dengan kepercayaan diri tinggi lewat Zizou Bergs, yang mencatatkan dua kemenangan beruntun atas pemain Top 20 — pencapaian pertama dalam kariernya.
Dengan AS vs Polandia dan Swiss vs Belgia sama-sama membawa tensi tinggi, semifinal United Cup dipastikan menjadi panggung duel penentuan menuju final dan peluang lahirnya juara baru.
Editor : Rury Anjas Andita