LombokPost - Aryna Sabalenka kembali menegaskan dominasinya di awal musim. Petenis peringkat 1 dunia itu sukses mempertahankan gelar Brisbane International usai menaklukkan Marta Kostyuk dengan skor 6-4, 6-3 dalam waktu 1 jam 18 menit, Minggu (11/1), di Pat Rafter Arena.
Kemenangan ini memastikan gelar Brisbane International menjadi trofi ke-22 sepanjang karier Sabalenka. Prestasi tersebut membuatnya melewati Victoria Azarenka sebagai pemilik gelar WTA Tour Driven by Mercedes-Benz terbanyak ketiga di antara pemain aktif, di bawah Venus Williams dan Iga Swiatek.
Sabalenka Sempurna di Brisbane
Sepanjang pekan di Brisbane International, Aryna Sabalenka tampil tanpa cela. Ia menyapu bersih turnamen tanpa kehilangan satu set pun, menegaskan statusnya sebagai ratu lapangan keras Australia. Gelar ini juga menjadi gelar kelima Sabalenka di Australia, semakin memperkuat rekam jejaknya di Negeri Kanguru.
Meski demikian, final tidak berjalan mudah. Marta Kostyuk tampil berani dan agresif, berusaha keras memberi perlawanan sebelum Sabalenka memastikan kemenangan dua set langsung.
“Saya ingin memulai dengan mengucapkan selamat kepada Marta dan timnya atas awal musim yang luar biasa,” kata Sabalenka saat penyerahan trofi.
“Saya berharap kita akan bertemu lagi di final untuk menunjukkan permainan tenis yang hebat,” ujarnya.
Jalan Terjal Menuju Gelar ke-22
Menuju partai puncak Brisbane International, Sabalenka mencatatkan kemenangan meyakinkan atas nama-nama besar. Ia menyingkirkan Madison Keys dan Karolina Muchova sebelum mengakhiri perlawanan Kostyuk di final.
Konsistensi Sabalenka sepanjang turnamen menjadi kunci. Servis tajam, kontrol baseline, serta ketenangan di momen penting kembali menjadi ciri khas permainan petenis Belarusia tersebut di Brisbane.
Kostyuk Tetap Bersinar Meski Gagal Juara
Meski kalah di final, Marta Kostyuk justru mencatat salah satu performa terbaik dalam kariernya. Petenis Ukraina itu meraih tiga kemenangan beruntun atas pemain Top 10, masing-masing atas Amanda Anisimova, Mirra Andreeva, dan Jessica Pegula, sebelum langkahnya dihentikan Sabalenka.
Penampilan Kostyuk di Brisbane International menjadi sinyal kuat kebangkitannya dan mempertegas statusnya sebagai ancaman serius di WTA musim 2026.
Editor : Rury Anjas Andita