LombokPost - Kemenangan Arsenal atas Chelsea di leg pertama semifinal Carabao Cup menyisakan cerita luar biasa tentang sang jenderal lapangan tengah, Declan Rice. Gelandang andalan Arsenal tersebut tampil begitu dominan hingga membuat publik Stamford Bridge terdiam. Performa konsisten yang ditunjukkan Declan Rice seolah menegaskan bahwa ambisi The Gunners untuk menyapu bersih semua gelar musim ini bukanlah isapan jempol belaka.
Keberadaan Declan Rice di lini tengah Arsenal saat ini dianggap sebagai faktor pembeda utama dibandingkan musim-musim sebelumnya. Jika dulu fans sering bernyanyi bahwa harga transfernya yang mencapai £105 juta terasa seperti harga diskon, kini ucapan tersebut terbukti nyata. Declan Rice bukan sekadar pemain mahal; ia adalah nyawa dari permainan Arsenal yang kini tampil semakin matang di bawah asuhan Mikel Arteta.
Dalam laga krusial kontra Chelsea, Declan Rice mencatatkan statistik yang nyaris mustahil. Bermain selama 82 menit, gelandang Timnas Inggris ini berhasil memenangkan 100 persen duel darat maupun udara. Tidak hanya itu, tidak ada satu pun pemain Chelsea yang mampu melewati Declan Rice lewat dribel sepanjang pertandingan. Hal ini membuktikan betapa sulitnya menembus barikade pertahanan Arsenal yang dikomandoi oleh sang "monster" lini tengah tersebut.
Tak hanya jago bertahan, Declan Rice juga menjadi motor serangan Arsenal. Ia mencatatkan satu big chance created, empat umpan kunci, dan akurasi dribel sempurna 100%. Kemampuannya bertransformasi dari gelandang bertahan murni menjadi pemain nomor 8 yang menyerang membuat lini tengah Arsenal sangat dinamis. Jurnalis Tom Marshall-Bailey bahkan menjulukinya sebagai monster kelas dunia yang muncul di setiap sudut lapangan.
Usai pertandingan, William Saliba menegaskan bahwa skuad Arsenal saat ini merasa lapar dan ingin memenangkan segalanya. Ambisi tersebut didukung penuh oleh kehadiran Declan Rice yang kini berada di level tertingginya. Banyak pengamat menilai bahwa jika Arsenal berhasil mengangkat trofi Premier League musim ini, maka pembelian Declan Rice akan dikenang sebagai rekrutan paling berpengaruh dalam sejarah modern klub.
Mikel Arteta sendiri tampak sangat puas dengan perkembangan Declan Rice. Eks kapten West Ham tersebut dinilai telah mencapai level gelandang all-action terbaik di dunia. Ia bisa memutus serangan lawan dalam satu detik, lalu memulai serangan balik cepat di detik berikutnya. Bagi Arsenal, memiliki pemain seperti Declan Rice adalah jaminan keamanan sekaligus kreativitas yang sulit dicari tandingannya.
Kabar baiknya bagi para fans, manajemen Arsenal dikabarkan tengah berupaya mencari profil pemain yang memiliki karakteristik serupa dengan Declan Rice untuk memperdalam skuad. Dengan jadwal kompetisi yang sangat padat, memiliki dua Declan Rice di lini tengah akan membuat Arsenal benar-benar menjadi tim yang mustahil untuk dikalahkan.
Kini, fokus Arsenal tertuju pada laga-laga berikutnya. Dengan performa Declan Rice yang tengah kesurupan dan haus akan kemenangan, jalan The Gunners menuju gelar juara nampaknya akan semakin mulus. Apakah musim 2026 akan menjadi tahun keemasan bagi Meriam London? Kita lihat saja aksinya.
Editor : Pujo Nugroho