LombokPost - Legenda Liverpool Steven Gerrard, memberikan peringatan keras kepada manajer Arsenal Mikel Arteta. Gerrard meminta pelatih asal Spanyol itu berhenti mengeluh soal keputusan wasit dan mulai fokus pada masalah penyelesaian akhir skuad Arsenal yang dinilai tumpul.
Ketegangan ini bermula saat Arsenal hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Nottingham Forest di lanjutan Liga Inggris, Sabtu malam. Hasil ini membuat Arsenal gagal memperlebar jarak menjadi sembilan poin di puncak klasemen, setelah sebelumnya Manchester City dihajar Manchester United 2-0 di Old Trafford.
Usai laga, Mikel Arteta meledak dalam kemarahan karena merasa Arsenal dirampok. Ia mengklaim timnya seharusnya mendapat penalti yang sangat jelas, saat bola mengenai tangan bek Forest, Ola Aina, di dalam kotak terlarang. Namun, wasit dan VAR tetap pada keputusannya untuk tidak memberikan penalti kepada Arsenal.
"Tim medis benar, bola mengenai bahu lalu dia mengambil bola dengan tangan. Penjelasannya tidak tepat. Niat pemain sangat jelas. Jika tidak, saya tidak akan duduk di sini mengatakan ini penalti yang sangat jelas," ujar Mikel Arteta dengan nada kecewa.
Namun, pembelaan diri Mikel Arteta itu justru dipatahkan Steven Gerrard. Berbicara sebagai pengamat di TNT Sports, Gerrard menilai Arteta terlalu berlebihan dalam menyikapi insiden tersebut. Menurutnya, kegagalan Arsenal meraih poin penuh di pekan ini bukan karena wasit, melainkan karena buruknya eksekusi para pemain depan Arsenal.
"Saya pikir dia sedikit mencari-cari alasan. Itu bukan alasan utama mengapa Arsenal gagal mendapatkan poin maksimal hari ini. Masalahnya adalah mereka sangat boros peluang di babak pertama dan kiper lawan melakukan penyelamatan kelas dunia," tegas Steven Gerrard.
Gerrard menambahkan bahwa performa Arsenal sebenarnya cukup dominan dan mengontrol jalannya pertandingan. Namun, ia menyoroti hilangnya killer instinct di lini depan tim Meriam London tersebut. Salah satu yang dikritik adalah peluang emas Gabriel Martinelli yang gagal berbuah gol padahal gawang sudah terbuka lebar.
"Peluang Martinelli itu seharusnya sembilan dari sepuluh kali menjadi gol bagi pemain level Arsenal. Jika itu gol, Forest harus keluar dari pertahanan rendah mereka dan menjadi lebih terbuka. Selama skor masih 0-0, mereka tetap nyaman bertahan," lanjut Steven Gerrard.
Kini, meski gagal menang, posisi Arsenal memang masih kokoh di puncak klasemen Liga Inggris dengan keunggulan tujuh poin dari Manchester City dan Aston Villa. Namun, Gerrard mengingatkan agar Mikel Arteta tidak membiasakan skuad Arsenal untuk menyalahkan faktor eksternal jika ingin tetap konsisten menuju tangga juara.
Editor : Pujo Nugroho