Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Carlos Alcaraz Buka Australian Open dengan Kemenangan Meyakinkan, Era Baru tanpa Juan Carlos Ferrero Dimulai

Rury Anjas Andita • Minggu, 18 Januari 2026 | 19:40 WIB
Carlos Alcaraz membuka Australian Open 2026 dengan kemenangan meyakinkan atas Adam Walton dan memulai era baru tanpa Juan Carlos Ferrero.
Carlos Alcaraz membuka Australian Open 2026 dengan kemenangan meyakinkan atas Adam Walton dan memulai era baru tanpa Juan Carlos Ferrero.

LombokPost - Carlos Alcaraz memulai kiprah Grand Slam musim ini di Australian Open dengan kemenangan solid. Petenis nomor satu dunia itu sukses menyingkirkan wakil tuan rumah Adam Walton untuk melangkah ke babak kedua Australian Open 2026, sekaligus menandai awal era baru dalam kariernya.

Bertanding di sesi malam Rod Laver Arena, Carlos Alcaraz tampil cukup tenang meski belum sepenuhnya berada di performa terbaiknya. Ia menundukkan Walton dengan skor 6-3, 7-6(2), 6-2 dalam laga berdurasi dua jam 13 menit.

Laga ini menjadi penampilan perdana Alcaraz di turnamen Grand Slam sejak berpisah dengan pelatih lamanya, Juan Carlos Ferrero, yang mendampinginya selama tujuh tahun. Kini dibimbing Samuel Lopez, Alcaraz tetap menunjukkan kualitas juara meski mendapat perlawanan ketat dari Walton.

“Saya sangat senang bisa kembali ke lapangan untuk pertama kalinya musim ini. Tidak mungkin lebih baik lagi, bermain di Rod Laver Arena,” kata Alcaraz.
“Itu pertandingan yang bagus. Saya merasa hebat dan Adam melakukan beberapa pukulan hebat, level permainan yang luar biasa, jadi saya harus tetap berada di level seperti ini,” tegasnya.

Meski tidak tampil dominan sepanjang pertandingan, Alcaraz memperlihatkan konsistensi di momen krusial. Ia mencatatkan 38 winner dan bangkit dari ketertinggalan 1-3 di set kedua untuk mengamankan tie-break. Walton, yang berada di peringkat 79 dunia, beberapa kali merepotkan Alcaraz lewat groundstroke datar dan reli panjang, namun gagal memanfaatkan peluang di poin-poin penting.

“Sangat, sangat sulit untuk menemukan posisi yang bagus. Rasanya dia selalu berada di posisi yang bagus. Reli panjang. Dia solid dari garis belakang dan bola datarnya terkadang sangat sulit bagi saya. Masih menyesuaikan diri dengan kondisi dan lapangan, tetapi itu adalah pertandingan yang sangat solid,” tambah Alcaraz.

Kemenangan ini membuka jalan Alcaraz dalam misi besarnya di Australian Open. Petenis Spanyol berusia 22 tahun tersebut membidik gelar Grand Slam ketujuh sekaligus melengkapi koleksi empat gelar mayor. Saat ini, Alcaraz telah dua kali menjuarai Roland Garros (2024, 2025), Wimbledon (2023, 2024), dan US Open (2022, 2025).

Di babak kedua Australian Open, Alcaraz akan berhadapan dengan petenis Jerman Yannick Hanfmann, yang sebelumnya menyingkirkan petenis kualifikasi Amerika Zachary Svajda 7-5, 4-6, 6-4, 7-6(3).

Sementara itu, sejumlah unggulan lain juga mencatatkan kemenangan pada hari pertama Australian Open 2026. Alexander Bublik, yang tampil sebagai pemain Top 10 untuk pertama kalinya di Melbourne, mengalahkan Jenson Brooksby 6-4, 6-4, 6-4. Bublik pun mencatat kemenangan perdananya di Australian Open sejak 2022 dan akan menghadapi Marton Fucsovics di babak berikutnya.

Kejutan datang dari pemain kualifikasi asal Amerika, Michael Zheng. Dalam debut level tur, Zheng menyingkirkan Sebastian Korda melalui laga lima set 6-4, 6-4, 3-6, 6-7(0), 6-3. Zheng, 21 tahun, yang masih tercatat sebagai mahasiswa tingkat akhir Universitas Columbia, selanjutnya akan menantang Corentin Moutet.

Unggulan lain seperti Cameron Norrie, Francisco Cerundolo, dan Frances Tiafoe juga memastikan tempat di babak kedua Australian Open. Norrie mengalahkan Benjamin Bonzi lewat duel lima set, Cerundolo tampil dominan atas Zhang Zhizhen, sementara Tiafoe menundukkan Jason Kubler dalam tiga set langsung.

Editor : Rury Anjas Andita
#Australian Open 2026 #Carlos Alcaraz #grand slam #Australian Open #Juan Carlos Ferrero