LombokPost – Perjalanan impresif Janice Tjen di Australian Open 2026 harus terhenti di putaran kedua. Petenis muda Indonesia itu takluk dari mantan petenis nomor satu dunia Karolina Pliskova, yang bangkit dari cedera panjang dan melaju ke babak ketiga Australian Open 2026.
Dalam laga yang berlangsung Kamis (23/1), Karolina Pliskova mengalahkan Janice Tjen dengan skor 6-4, 6-4. Hasil ini sekaligus mengantar Karolina Pliskova kembali ke babak ketiga Grand Slam untuk pertama kalinya sejak Australian Open 2023, setelah absen panjang dari Tur WTA akibat cedera serius.
Meski kalah, Janice Tjen tetap mencuri perhatian. Setelah membuat kejutan besar di babak pertama, Janice Tjen memberikan perlawanan kompetitif menghadapi Karolina Pliskova yang sarat pengalaman. Namun konsistensi servis dan ketenangan Karolina Pliskova di poin-poin penting membuat Janice belum mampu melangkah lebih jauh.
Bagi Karolina Pliskova, kemenangan atas Janice Tjen menandai kebangkitan setelah masa sulit. Pada US Open 2024, mantan petenis peringkat 1 dunia itu mengalami cedera pergelangan kaki parah saat melawan Jasmine Paolini, yang merusak sejumlah ligamen dan tendon hingga memaksanya menjalani dua operasi dan absen dari Tur WTA selama 12 bulan.
"Pergelangan kaki saya masih sangat kaku," katanya kepada tennis.com.
"Ini tidak akan pernah membaik. Sejujurnya, ini tidak terlalu membatasi saya di lapangan. Saya mungkin tidak bergerak sebaik dulu, tetapi setidaknya ini memaksa saya untuk bermain cepat," tambahnya.
Turunnya peringkat hingga di luar 1000 besar memaksa Pliskova memanfaatkan protected ranking untuk tampil di Australian Open 2026. Kesempatan itu dimaksimalkan dengan kemenangan atas Sloane Stephens di babak pertama sebelum menghentikan langkah Janice Tjen.
"Setelah kembali dari cedera yang begitu lama, Anda hanya berharap bisa memainkan beberapa pertandingan," kata Karolina Pliskova kepada pers setelah kemenangannya atas Janice Tjen.
"Terkadang Anda tidak tahu apa-apa. Anda bisa datang ke turnamen besar, dan Anda bisa bertemu salah satu unggulan teratas di babak pertama. Jadi, untungnya saya tidak bertemu dengan mereka, dan saya hanya punya kesempatan untuk bermain satu atau dua pertandinganm,”tegasnya.
Saya pikir pertandingan selalu membantu. Hanya kepercayaan diri, seperti, bermain pertandingan dan membuat keputusan di mana harus bermain, bagaimana bermain, saya pikir Anda hanya perlu menghabiskan waktu di lapangan untuk memastikan hal itu," ujarnya.
Pliskova juga mengakui kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih setelah mengalahkan Janice Tjen.
"Hari libur jelas sangat membantu, tetapi kemarin adalah hari yang sulit bagi saya, terutama setelah kemenangan besar di babak pertama. Semoga bisa mengatasinya sedikit lebih baik hari ini, tetapi itu juga bukan pertandingan yang mudah, tetapi setidaknya dua set," bebernya.
Kemenangan atas Janice Tjen membawa Pliskova ke duel besar melawan juara bertahan Australian Open, Madison Keys, di babak ketiga. Ini akan menjadi pertemuan kedua mereka di Tur WTA setelah final Brisbane International 2020, yang dimenangkan Pliskova.
"Banyak hal berubah. Dia memenangkan Australian Open di sini tahun lalu. Saya absen beberapa waktu," kata Pliskova.
"Dia akan menjadi favorit di sini. Jadi saya hanya bisa memberikan kejutan, tapi mari kita lihat. Saya punya senjata andalan, dan saya pikir ini bisa menjadi pertandingan yang bagus," pungkasnya.
Sementara itu, meski langkah Janice Tjen di Australian Open 2026 terhenti, penampilannya tetap menjadi catatan penting bagi tenis Indonesia. Bertarung kompetitif melawan mantan petenis nomor satu dunia di Grand Slam menjadi bekal berharga bagi Janice untuk menatap turnamen besar berikutnya.
Editor : Rury Anjas Andita