LombokPost - Kabar mengejutkan datang dari Jorge Martin. Juara Dunia MotoGP 2024 itu dilaporkan telah menjalani dua operasi tambahan jelang MotoGP 2026, sebagaimana diungkap Motorsport.com. Meski belum ada konfirmasi resmi dari Martin maupun Aprilia Racing, laporan ini langsung memantik perhatian jelang pramusim.
Menurut Motorsport.com, dua prosedur bedah tersebut berkaitan dengan cedera lama Jorge Martin. Setelah sempat kembali beraksi, pembalap berjuluk Martinator itu diketahui belum pulih sepenuhnya. Pemeriksaan lanjutan menunjukkan proses pemulihan tidak berjalan sesuai harapan, sehingga tindakan medis tambahan pun dilakukan.
Situasi ini membuat partisipasi Jorge Martin di Tes Sepang MotoGP 2026 menjadi tanda tanya. Meski demikian, laporan yang sama menyebutkan kondisi ini “tidak berarti Jorge Martin tidak akan melakukan perjalanan ke Malaysia”. Artinya, kehadiran Jorge Martin dalam agenda resmi MotoGP 2026 masih terbuka, termasuk pada Launching Musim MotoGP 2026 di Kuala Lumpur.
Bagi Aprilia Racing, absennya Jorge Martin di lintasan uji coba awal tentu menjadi perhatian. Waktu berkendara di atas Aprilia RS-GP26 sangat krusial untuk adaptasi, terutama setelah musim 2025 yang berat. Karena itu, target realistis Jorge Martin disebutkan adalah kembali bugar untuk Tes Buriram, yang berlangsung jelang seri pembuka Grand Prix Thailand pada 27 Februari–1 Maret.
Musim 2025 sendiri menjadi periode penuh ujian bagi Jorge Martin. Ia mengalami cedera sejak hari pertama pengujian di Sepang, lalu kembali dihantam masalah fisik lain sepanjang musim. Akibatnya, Martinator harus absen di lebih dari setengah seri Grand Prix, kehilangan momentum sebagai juara bertahan.
Memasuki MotoGP 2026, Jorge Martin bertekad memulai kejuaraan dalam kondisi fisik terbaik. Fokus utamanya adalah benar-benar memahami karakter RS-GP26, membangun ulang kepercayaan diri, dan mengembalikan momentum bersama Aprilia Racing. Semua mata kini tertuju pada pemulihannya—dan apakah Jorge Martin bisa kembali tepat waktu untuk menantang di musim baru MotoGP.
Editor : Rury Anjas Andita