Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Perdana Balap Ketahanan 6 Jam, MGPA Hadirkan Program Arrive dan Race untuk Permudah Peserta

Lestari Dewi • Sabtu, 31 Januari 2026 | 12:19 WIB
Balap endurance bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga ketahanan kendaraan, konsistensi pembalap, serta strategi tim
Balap endurance bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga ketahanan kendaraan, konsistensi pembalap, serta strategi tim

 

LombokPost-Sirkuit Internasional Mandalika untuk pertama kalinya menggelar ajang balap ketahanan Pertamina 6 Hours Endurance pada 1 Februari 2026. 

Ajang ini menjadi momentum penting bagi pengembangan balap endurance roda empat di Indonesia, sekaligus membuka kesempatan lebih luas bagi pembalap dan tim untuk merasakan kompetisi balap ketahanan di sirkuit berstandar internasional.

Balap endurance enam jam menuntut lebih dari sekadar kecepatan. Konsistensi pembalap, strategi tim, manajemen kendaraan, hingga ketahanan fisik dan mental seluruh kru menjadi faktor penentu sepanjang perlombaan. 

Guna mendukung partisipasi peserta, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menghadirkan program Arrive & Race sebagai solusi praktis bagi tim yang ingin langsung fokus pada balapan tanpa harus menyiapkan mobil secara mandiri.

Melalui program Arrive & Race, MGPA menyediakan tiga unit mobil Toyota Agya yang telah disiapkan sesuai regulasi balap endurance. Setiap unit dapat digunakan oleh maksimal empat pembalap dalam satu tim dan dilengkapi dengan akses fasilitas garasi selama pelaksanaan event.

Manager Motorsport MGPA Denny Pribadi, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan kemudahan dari sisi teknis dan operasional bagi peserta.

“Program Arrive & Race kami siapkan agar pembalap dan tim bisa langsung fokus ke balapan. Seluruh unit mobil sudah disiapkan sesuai regulasi, sehingga peserta tidak perlu lagi memikirkan persiapan kendaraan dari nol dan bisa berkonsentrasi pada strategi serta konsistensi selama enam jam balapan,” ujar Denny Pribadi.

Dalam program ini, biaya sewa ditetapkan sebesar Rp 115.000.000 per unit, sudah termasuk biaya pendaftaran, dengan satu unit mobil dapat digunakan oleh maksimal empat pembalap. 

Peserta juga memperoleh fasilitas pendukung berupa Pertamax Turbo sebanyak 200 liter, tiga set ban Hankook Ventus RS4, serta dukungan tiga orang mekanik selama balapan berlangsung. 

Dengan fasilitas tersebut, peserta dapat lebih fokus menyusun strategi, menjaga performa kendaraan, serta mengelola ritme balap sepanjang perlombaan.

Selain fasilitas teknis, peserta Arrive & Race tetap diwajibkan memenuhi ketentuan administratif dan keselamatan yang berlaku. 

Pembalap diwajibkan menyiapkan apparel balap secara mandiri, memiliki Kartu Izin Start (KIS) yang diurus masing-masing, serta menandatangani waiver sebagai bagian dari standar keselamatan. 

Seluruh ketentuan teknis dan administratif mengacu pada regulasi yang telah ditetapkan penyelenggara.

Pertamina 6 Hours Endurance mempertandingkan tiga kategori kelas, yakni 1200 cc, 1500 cc, dan Subaru BRZ, dengan durasi khusus tiga jam untuk kategori Subaru BRZ. 

Kejuaraan ini diselenggarakan oleh Racing Sun Academy bekerja sama dengan Max Motorsport, dan dirancang untuk menguji kesiapan seluruh elemen tim dalam satu rangkaian balapan panjang.

Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria menyampaikan bahwa kehadiran program Arrive & Race menjadi bagian dari upaya MGPA memperluas akses balap endurance di Mandalika.

“Balap endurance bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga ketahanan kendaraan, konsistensi pembalap, serta strategi tim. Melalui program Arrive & Race, MGPA ingin memberikan pengalaman balap yang lebih mudah diakses namun tetap profesional dan menantang di Sirkuit Mandalika,” ujar Priandhi Satria.

Editor : Jelo Sangaji
#Sirkuit Mandalika #MGPA #Balap ketahanan #Pertamina 6 Hours Endurance