Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Trial and Error di Pit Stop, Drama Latihan Jelang Balap Ketahanan Perdana 2026

Lestari Dewi • Sabtu, 31 Januari 2026 | 19:41 WIB
BALAP KETAHANAN: Sejumlah tim pembalap dan mekanik persiapkan mobil balap mereka yang akan mengaspal di ajang Pertamina 6 Hours Endurance di Sirkuit Internasional Mandalika, Sabtu (31/1).
BALAP KETAHANAN: Sejumlah tim pembalap dan mekanik persiapkan mobil balap mereka yang akan mengaspal di ajang Pertamina 6 Hours Endurance di Sirkuit Internasional Mandalika, Sabtu (31/1).

 

LombokPost-Deru mesin mobil balap mulai memanas di peddock Sirkuit Internasional Mandalika siang itu. Sebanyak 29 pembalap yang tergabung dalam sembilan tim mulai berlatih mempersiapkan diri dan kendaraan balapnya sebelum balapan Pertamina 6 Hours Endurance pada Minggu (1/2). 

Pantauan Lombok Post, meski latihan mereka yang tergabung dalam setiap tim sangat serius mempersiapkan diri ketika balapan di lintasan. 

Sebab balapan ini tidak hanya melihat berapa banyak lap yang bisa diselesaikan selama enam jam. 

Melainkan menuntut daya tahan, strategi matang, serta kekompakan tim dalam menghadapi lintasan Mandalika tanpa jeda.

"Itu sebabnya dalam tim ini ada tiga sampai empat pembalap yang harus mampu menuntaskan paling banyak lap, dan bukan sekadar banyak-banyakan lap tapi bagaimana mereka atur strategi dan kekompakan," ucap Pgs Vice President Business Development MGPA Rully Habibie pada wartawan, Sabtu (31/1). 

Rully menjelaskan, balapan ketahanan enam jam ini menjadi event balap perdana di Sirkuit Internasional Mandalika sekaligus menjadi event balap pembuka di tahun 2026. 

"Pada balapan ketahanan ini ada beberapa kelas yang diikutkan, dari 1200 cc, 1500 cc. Ini akan dihitung dari total jumlah lap selama enam jam," katanya. 

Sebagian besar balap ketahanan ini diikuti oleh pembalap asal Indonesia, kemudian Malaysia, Singapura, dan Latvia. Para tim membawa mobil balapnya masing-masing dan perlengkapan lain selatan balapan mobil. 

Dari hasil evaluasi sementara dalam latihan ini, Rully akui masih terjadi trailer error. Sebab para tim masih beradaptasi dalam mengatur waktu untuk pergantian pembalap, pergantian ban, pengisian bahan bakar dan sebagainya. Ditambah kondisi sirkuit yang kadang hujan dan kadang panas. 

"Jadi mereka masih belajar dulu nih sekarang, dan besok (Minggu, red) balapannya," kata Rully. 

Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria menjelaskan balal ketahanan ini adalah ujian paling lengkap dalam dunia motorsport karena semua elemen diuji secara bersamaan dalam durasi panjang.

"Balap ketahanan enam jam ini akan sangat menantang. Bukan hanya pembalap yang harus menjaga konsistensi dan fokus, tetapi juga kru dan mekanik yang dituntut menyiapkan strategi terbaik untuk menaklukkan balapan dalam waktu enam jam," jelas Priandhi Satria.

Diberitakan sebelumnya, berdasarkan daftar entri terbaru, kompetisi tahun ini diprediksi akan menjadi salah satu yang paling sengit dengan kehadiran pembalap lintas negara dan kombinasi tim-tim papan atas.  

​Pertarungan Sengit di Kelas ITCR 1200

Kelas ITCR 1200 menjadi sorotan utama dengan jumlah peserta yang masif. Tim Banteng Motorsport tampil sangat dominan dengan menurunkan tiga armada tangguh sekaligus.  

Pit 19: Diisi oleh trio David Djaja, Davino Satria, dan Rayhan Tania menggunakan Honda Brio.

Pit 20: Menampilkan kolaborasi internasional antara pembalap Latvia, Igor Brainin, yang berpasangan dengan Fladdy Malik.

Pit 22: Diperkuat oleh Hendra Widjanarko, M Ichsan, dan pembalap asal Singapura, Jonathan Xie.

Tak mau kalah, tim B16 Apspeed x RR Racing di Pit 12 mengandalkan duet maut Rio Bramantio, Rian Risky, dan M Herdy Fauzy yang sudah dikenal memiliki jam terbang tinggi di lintasan aspal. 

Sementara itu, Razaiq Motorsport (Pit 14) memberikan warna internasional tambahan dengan memboyong dua talenta asal Malaysia, Hayden Haikal dan Bradley B Anthony.  

​Duel Pabrikan: Honda Brio vs Toyota Agya

Persaingan antar merk juga memanas di kelas 1200cc. Selain dominasi Honda Brio, kekuatan Toyota Agya diwakili oleh tim-tim besar seperti:  

Cargloss Racing Team (Pit 8): Menurunkan kuartet pembalap berpengalaman Amato Rudolf, Eric Saputra, Jordan Johan, dan Haridarma ManopoSBB Racing (Pit 10): Mengandalkan Daffa Budiharjo, M. Fadlurrahman, dan Fandy Adianto.

 

​Kelas ITCR 1500: Adu Cepat Honda City

Bergeser ke kelas yang lebih bertenaga, ITCR 1500 akan menjadi ajang pembuktian bagi pengguna Honda City. Wish Motorsport di Pit 29 menurunkan skuad lengkap yang terdiri dari Billy Wisputra, Henri Liang, Fendy Yoman, dan Hery Wirawan. 

Mereka akan ditantang oleh tim REA Siantar Racing dari Pit 3 yang mengandalkan kecepatan M Wildan Rizkyansyah, Abraham Nadeak, serta Yoshihiro Fajaryanto.  

​Dengan durasi balap 6 jam yang menguji fisik, mental, serta ketahanan mesin, siapakah yang akan berdiri di podium tertinggi? Jangan lewatkan aksi mereka di lintasan! 

 

 

 

 

Editor : Kimda Farida
#Balap ketahanan 6 jam di mandalika #MGPA #Sirkuit Internasional Mandalika