Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Porprov XII NTB 2026 jadi Filter Utama Atlet Biliar Menuju PON 2028

Pujo Nugroho • Kamis, 5 Februari 2026 | 19:38 WIB
Atlet biliar NTB saat tampil di PON Aceh-Sumut XXI/2024 lalu.
Atlet biliar NTB saat tampil di PON Aceh-Sumut XXI/2024 lalu.

 

LombokPost - Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) NTB mulai menyusun strategi besar menyambut gelaran akbar PON XXII/2028. Salah satu langkah krusial yang diambil adalah menjadikan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov NTB 2026) sebagai pintu masuk utama bagi para atlet yang ingin berlaga di pentas nasional tersebut.

Ketua Pengprov POBSI NTB Dody Alkhaidir, menegaskan bahwa Porprov NTB 2026 akan menjadi ajang seleksi yang kompetitif. Meski menjadi tuan rumah PON 2028 memberikan keuntungan tiket otomatis (wildcard), POBSI NTB tidak ingin asal pilih. Kualitas tetap menjadi harga mati bagi atlet biliar NTB yang ingin diterjunkan nanti.

”Bisa dibilang porprov jadi ajang seleksinya. Namun, perlu dicatat bahwa peraih medali emas, perak, maupun perunggu di Porprov NTB 2026 tidak langsung otomatis menjadi wakil NTB di PON 2028,” tegas Dody.

Dody menjelaskan kebijakan seleksi ulang ini diambil karena status NTB sebagai tuan rumah PON 2028 membuat tim tidak perlu lagi melewati babak kualifikasi (Pra-PON). Oleh karena itu, tanggung jawab untuk menyaring atlet biliar NTB yang benar-benar berpotensi meraih medali menjadi jauh lebih berat.

Kriteria pemilihan tidak hanya terpaku pada podium di Porprov NTB 2026. Pihak POBSI NTB akan melakukan pengamatan mendalam terhadap konsistensi prestasi, perilaku disiplin, serta potensi jangka panjang sang atlet. Menurutnya, semua memiliki peluang yang sama dalam sistem seleksi internal ini selama memenuhi kriteria yang ditetapkan.

”Kita harus benar-benar memilih atlet yang punya mental juara. Semuanya punya peluang mengikuti seleksi internal ini, yang terpenting sesuai dengan kriteria teknis yang kami susun,” tambahnya.

Selain urusan performa atlet, POBSI NTB juga tengah serius menggodok persiapan infrastruktur. Bersama PB POBSI dan KONI NTB, mereka telah melakukan peninjauan ke beberapa lokasi yang diproyeksikan menjadi venue biliar PON 2028.

Menariknya, sempat muncul rencana penggunaan salah satu hotel di kawasan wisata Senggigi sebagai lokasi pertandingan. Namun, demi efisiensi anggaran dan keberlanjutan fasilitas olahraga di daerah, POBSI NTB kini mempertimbangkan opsi untuk membangun atau menyiapkan venue biliar PON 2028 sendiri yang memiliki standar nasional.

”Awalnya memang ada opsi di Senggigi, tapi karena pertimbangan efisiensi, kami mencari opsi menyiapkan venue biliar PON 2028 secara mandiri namun tetap berstandar nasional. Ini penting agar pasca ajang PON 2028, kita punya warisan fasilitas yang mumpuni,” pungkas Dody.

Editor : Pujo Nugroho
#Pon 2028 #POBSI #Biliar #Porprov #POBSI NTB