Aroma balas dendam dan kenangan drama musim lalu masih terasa pekat.
Terakhir kali bersua di ajang ini pada musim 2025, kedua tim menyuguhkan pertarungan yang sulit dilupakan.
Leg pertama di Montjuïc berakhir liar, 4-4. Segalanya ditentukan di Madrid. Barcelona menang tipis 1-0 dan melangkah ke final.
Kini, cerita baru siap ditulis. Kedua tim datang dengan misi sama: selangkah lebih dekat ke trofi.
Barcelona masih menyandang status raja Copa del Rey. Total 32 gelar sudah mereka koleksi—terbanyak sepanjang sejarah. Di bawahnya ada Athletic Club (24 gelar), Real Madrid (20 gelar), dan Atletico Madrid (10 gelar).
Namun tuan rumah bukan tanpa modal. Meski baru saja kalah tipis dari Real Betis di LaLiga, pasukan Diego Simeone tampil garang di Copa del Rey.
Mereka menyingkirkan Atletico Baleares (3-2), Deportivo La Coruña (1-0), hingga menghajar Betis 5-0 di perempat final.
Barcelona pun tak kalah meyakinkan. Blaugrana baru saja membekuk Mallorca 3-0 di liga. Di Copa, mereka melewati Guadalajara (2-0), Racing (2-1), dan Albacete (2-1).
Pertanyaannya, apakah duel kali ini kembali menghadirkan drama seperti musim lalu? Atau justru lahir kejutan baru di Metropolitano?
Laga panas ini diprediksi kembali menyita perhatian publik sepak bola Spanyol, sebagaimana dilaporkan mundodeportivo.com.
Editor : Marthadi