Kabar paling mengejutkan datang dari lintasan salju, di mana tim Prancis berhasil menyabet medali emas pertama mereka sepanjang sejarah dalam cabang estafet biathlon putra.
Kemenangan ini menjadi momen emosional bagi kontingen Prancis yang selama ini menantikan podium tertinggi di nomor tersebut.
Tak hanya Prancis, atlet asal Norwegia Oftebro juga menunjukkan tajinya dengan memenangkan medali emas di cabang nordic combined large hill/10km.
Sementara itu, di arena curling, tensi tinggi menyelimuti pertandingan antara China dan Amerika Serikat yang berakhir imbang 2-2 hingga akhir babak ketujuh.
Dikutip dari laporan The Guardian, cuaca buruk kini menjadi tantangan terbesar bagi para atlet.
Hujan salju lebat disertai angin kencang memaksa panitia menunda pertandingan women’s snowboard slopestyle.
Hal serupa terjadi pada kategori women’s aerials, di mana kondisi angin yang tidak menentu dinilai terlalu berbahaya bagi atlet yang harus melompat hingga ketinggian 60 kaki di udara.
Apa Selanjutnya? Penundaan ini membuat jadwal pertandingan menjadi sangat padat.
Para penggemar kini menantikan laga hidup-mati antara Britania Raya melawan Kanada di cabang curling, serta final men’s big air yang diprediksi akan berlangsung sengit.
Sebagai informasi tambahan bagi pembaca, perbedaan mendasar antara cabang aerials dan big air terletak pada poros putarannya; aerials lebih mengutamakan gerakan senam dan menyelam yang presisi di udara
Editor : Marthadi