Unggul dua gol lebih dulu ternyata bukan jaminan, Meriam London justru loyo dan membiarkan kemenangan mereka dirampok di detik-detik terakhir pertandingan yang berakhir imbang 2-2.
Dikutip dari BBC Sport, drama ini bermula saat Bukayo Saka mencetak gol cepat di menit ke-5, disusul sontekan Piero Hincapie pada menit ke-56 yang membuat Arsenal tampak akan menang mudah.
Namun, keangkuhan pasukan Mikel Arteta harus dibayar mahal saat Hugo Bueno memperkecil ketinggalan lewat tendangan melengkung yang cantik di menit ke-61.
Petaka sesungguhnya terjadi di masa injury time. Pada menit ke-94, pemain debutan Wolves berusia 19 tahun, Tom Edozie, melepaskan tembakan yang membentur Riccardo Calafiori dan bersarang di gawang David Raya.
Molineux pun pecah, sementara pemain Arsenal hanya bisa tertunduk lesu menyaksikan poin penuh mereka menguap begitu saja.
Manajer Arsenal Mikel Arteta tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia menyebut timnya bermain jauh di bawah standar pada babak kedua.
"Kami harus menerima hantaman ini karena kami layak mendapatkannya. Ketika Anda tidak melakukan hal-hal dasar dengan benar, Anda akan dihukum," ujar Arteta dengan nada geram.
Hasil imbang ini menjadi alarm bahaya bagi Arsenal dalam perburuan gelar juara.
Meski masih berada di puncak klasemen dengan selisih lima poin, posisi mereka kini sangat rawan karena Manchester City masih mengantongi satu tabungan pertandingan.
Jika tidak segera bangkit, mimpi mengangkat trofi Premier League setelah 22 tahun bisa kembali menjadi mimpi buruk yang berulang.
Editor : Marthadi