Tak hanya kehilangan satu pemain akibat kartu merah, tim berjuluk Kabau Sirah ini dipaksa menyerah kalah dengan skor mencolok 4-0 oleh keganasan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pertandingan yang digelar Selasa, 24 Februari 2026.
Dikutip dari data Sofascore, pesta gol tuan rumah dimulai melalui eksekusi penalti Moussa Sidibé pada menit ke-27 yang membuka keunggulan 1-0.
Harapan Semen Padang untuk bangkit pun kian menipis setelah petaka besar terjadi di menit ke-35, B. Diarra harus diusir keluar lapangan usai menerima kartu kuning kedua.
Bermain dengan 10 orang membuat pertahanan Semen Padang kedodoran.
Memasuki babak kedua, Bhayangkara FC semakin beringas. Ryo Matsumura menggandakan keunggulan lewat titik putih pada menit ke-50.
Tak butuh waktu lama, hanya selang tiga menit, Moussa Sidibé kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk membawa keunggulan menjadi 3-0.
Pesta gol tim berjuluk The Guardian tersebut akhirnya ditutup oleh gol Cédric Henry di menit ke-74.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Semen Padang tak mampu membalas satu gol pun.
Hasil pertandingan ini membuat posisi kedua tim di klasemen semakin kontras.
Bhayangkara FC kini mantap bertengger di peringkat ke-7, sementara Semen Padang FC makin terbenam di zona merah pada posisi ke-17.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi anak asuh Bhayangkara FC untuk terus bersaing di papan atas Indonesia Super League musim ini.
Editor : Marthadi