Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bencana Bagi Sang Juara! Pecco Bagnaia Bongkar Penyebab 'Hancur' di Awal Musim MotoGP 2026: Ada yang Salah dengan Ducati?

Nurul Hidayati • Sabtu, 28 Februari 2026 | 08:12 WIB

Pecco Bagnaia saat sesi latihan MotoGP di Thailand.
Pecco Bagnaia saat sesi latihan MotoGP di Thailand.

LombokPost - Awal musim MotoGP 2026 menjadi mimpi buruk bagi juara dunia dua kali, Francesco 'Pecco' Bagnaia.

Dalam sesi latihan pembuka di Sirkuit Buriram, Thailand, pembalap andalan Ducati Lenovo ini mengalami rentetan masalah teknis yang ia sebut sebagai "bencana" bagi upayanya mempertahankan gelar juara.

Bagnaia tidak mampu menembus posisi 10 besar, yang memaksanya harus berjuang melalui kualifikasi pertama (Q1). Hasil ini sangat kontras dengan dominasi yang biasanya ia tunjukkan pada awal musim sebelumnya.

Masalah Pengereman dan Elektronik

Bagnaia menjelaskan bahwa ia kehilangan kepercayaan diri pada bagian depan motor Ducati Desmosedici GP26 miliknya.

Masalah utama terletak pada inkonsistensi pengereman yang membuatnya sering melebar di tikungan-tikungan tajam Buriram.

"Perasaan saya dengan motor hari ini sangat buruk. Setiap kali saya mencoba menekan, motor memberikan reaksi yang tidak terduga. Kami memiliki masalah besar pada pemetaan elektronik dan pengereman yang tidak berfungsi seperti biasanya," keluh Bagnaia.

Inkonsistensi Ban Michelin

Selain masalah pada motor, Bagnaia juga menyoroti performa ban belakang Michelin yang menurutnya tidak memberikan cengkeraman (grip) yang konsisten.

Ia merasa bahwa setelan motornya yang biasanya bekerja sempurna, kali ini justru membuat ban cepat panas dan kehilangan daya dorong saat keluar tikungan.

"Kami mengganti banyak komponen, tapi masalahnya tetap sama. Rasanya seperti kami sedang mengejar sesuatu yang tidak kami mengerti. Ini adalah awal musim yang paling sulit yang pernah saya alami," tambahnya.

Alarm bagi Kru Borgo Panigale

Kegagalan Bagnaia masuk langsung ke Q2 menjadi sinyal bahaya bagi tim teknis Ducati. Terlebih lagi, rival utamanya seperti Marc Marquez dan duo Aprilia justru tampil sangat kompetitif sejak putaran pertama.

Kru mekanik Bagnaia kini harus bekerja lembur untuk menemukan solusi sebelum sesi kualifikasi dimulai. Bagnaia menegaskan bahwa jika mereka tidak segera menemukan set-up yang tepat, peluangnya untuk naik podium di seri pembuka ini akan sangat tipis.

Mampukah Pecco bangkit dari keterpurukan teknis ini dan melakukan 'comeback' khasnya di hari balapan?

Editor : Akbar Sirinawa
#Pecco Bagnaia #MotoGP #thailand #pengereman