LombokPost – Kejutan langsung terjadi di hari pertama Indian Wells 2026. Yulia Putintseva berhasil menyingkirkan mantan juara Paula Badosa pada laga pembuka BNP Paribas Open.
Dalam duel yang berlangsung selama 1 jam 23 menit, Putintseva mengalahkan Paula Badosa di Indian Wells 2026 dengan skor meyakinkan 6-4, 6-2. Kemenangan ini membuat Putintseva melaju ke putaran kedua Indian Wells dan akan menghadapi unggulan ke-17 Clara Tauson.
Hasil tersebut sekaligus memangkas jumlah mantan juara yang tampil di BNP Paribas Open 2026. Dari enam mantan juara yang turun bertanding sejak hari pertama, kini tinggal lima setelah Paula Badosa tersingkir di Indian Wells 2026.
Sebelum pertandingan ini, rekor pertemuan tidak berpihak kepada Putintseva. Petenis asal Kazakhstan itu kalah dalam empat pertemuan tuntas melawan Paula Badosa, tiga di antaranya bahkan berakhir dalam dua set langsung. Satu-satunya kemenangan Yulia Putintseva terjadi setelah Badosa mundur di Toronto 2022.
Namun situasi berubah di Indian Wells 2026. Putintseva tampil jauh lebih solid dibandingkan Badosa yang masih berjuang menemukan performa terbaiknya musim ini.
Pada set pertama, kedua pemain sempat saling menyia-nyiakan peluang untuk unggul lebih jauh. Putintseva sempat gagal mengamankan dua poin yang bisa membuat skor menjadi 3-1. Tak lama kemudian, Badosa juga melakukan kesalahan serupa saat gagal mempertahankan dua poin penting sehingga skor menjadi 4-2.
Momentum kemudian berbalik. Putintseva mengambil kendali pertandingan di Indian Wells 2026 ketika kedudukan 3-3. Ia tampil lebih konsisten dan berhasil memenangkan enam dari tujuh gim berikutnya.
Petenis peringkat 76 dunia itu bahkan menunjukkan kualitas pukulan terbaiknya di awal set kedua. Dua drop shot cantik membuat Badosa kesulitan mengembangkan permainan.
Sebaliknya, performa Badosa di Indian Wells 2026 justru dipenuhi kesalahan sendiri. Petenis berusia 28 tahun itu tercatat membuat 47 unforced error, termasuk 10 double fault. Tiga di antaranya bahkan terjadi pada gim krusial menjelang akhir pertandingan.
Tidak ada sisi permainan yang benar-benar stabil dari Badosa sepanjang pertandingan. Laga akhirnya ditutup dengan pukulan forehand yang jatuh di depan net, disusul satu pukulan lain yang melambung melewati baseline.
“Tentu saja putaran pertama yang sulit bagi saya,” kata Putintseva dalam wawancara di lapangan. "Paula, dia pemain hebat, selalu berjuang. Anda bisa melihat di setiap pertandingan dia berada di sana, berusaha bangkit. Saya senang dan puas dengan permainan saya hari ini," tegasnya.
Kemenangan ini mempertegas kebangkitan Putintseva pada musim 2026. Sebelumnya ia juga menunjukkan performa menjanjikan dengan mencapai putaran keempat Australian Open.
Sebaliknya, hasil di Indian Wells 2026 memperpanjang periode sulit bagi Badosa. Rekor musimnya kini menjadi tiga kemenangan dan enam kekalahan. Peringkatnya juga merosot hingga posisi 106 dunia, setelah sebelumnya harus mundur dari turnamen Mérida akibat cedera adduktor.
Dengan kemenangan ini, Putintseva melaju ke putaran kedua Indian Wells 2026 dan akan menghadapi Clara Tauson dalam upaya melanjutkan langkahnya di BNP Paribas Open.
Editor : Rury Anjas Andita