LombokPost - Persaingan memperebutkan takhta juara Liga Inggris musim ini semakin memanas dan mulai menunjukkan arah yang jelas. Arsenal baru saja memperkuat cengkeraman mereka di puncak klasemen Liga Inggris setelah meraih hasil krusial di tengah pekan ini. Kini, skuad asuhan Mikel Arteta resmi menjauh dari kejaran sang rival abadi, Manchester City.
Kemenangan tipis atas Brighton menjadi kunci utama kenapa Arsenal kini difavoritkan menjadi Juara Liga Inggris. Meski tampil kurang menggigit dan disebut-sebut sebagai salah satu performa terburuk mereka musim ini, The Gunners tetap mampu mengamankan tiga poin penuh. Di saat yang sama, Manchester City justru terpeleset saat menghadapi Nottingham Forest, yang membuat jarak poin kedua tim kini menjadi tujuh angka.
Hasil imbang yang didapat Manchester City mengubah peta persaingan juara Liga Inggris secara drastis. Jika sebelumnya nasib gelar juara berada di tangan kedua tim karena City memiliki tabungan laga, kini Arsenal memegang kendali eksklusif. Meriam London kini punya kuasa penuh untuk menentukan nasib mereka sendiri di puncak klasemen Liga Inggris hingga akhir musim nanti.
Lantas, butuh berapa poin lagi agar Arsenal resmi dinobatkan sebagai Juara Liga Inggris? Berdasarkan data rata-rata dalam 10 tahun terakhir, tim yang ingin mengunci gelar juara tanpa harus bergantung pada selisih gol rata-rata membutuhkan total 84 poin. Menariknya, prediksi superkomputer Opta menyebutkan bahwa Arsenal diproyeksikan akan mencapai angka tersebut dengan estimasi poin akhir di angka 83,98.
Di sisi lain, Manchester City diprediksi hanya akan mengumpulkan maksimal 75,69 poin hingga akhir musim. Jika prediksi ini akurat, maka Arsenal hanya membutuhkan tambahan sembilan poin lagi dari delapan pertandingan tersisa untuk menyegel gelar Juara Liga Inggris. Ini tentu menjadi tugas yang relatif ringan bagi Bukayo Saka dkk jika melihat tren positif mereka belakangan ini.
Sebaliknya, jalan terjal harus dilalui Manchester City jika ingin menggagalkan ambisi Arsenal. Erling Haaland dkk setidaknya butuh 17 poin dari 27 poin maksimal yang tersedia hanya untuk menyamai level minimal prediksi juara. Namun, jika standar rata-rata 10 tahun terakhir (84 poin) yang digunakan, Manchester City harus menyapu bersih hampir seluruh laga sisa dengan kemenangan, sebuah misi yang sangat sulit dilakukan mengingat tekanan di Liga Inggris saat ini.
Dengan keunggulan tujuh poin, Arsenal kini berada di kursi pengemudi. Setiap kemenangan yang diraih Meriam London akan semakin menenggelamkan harapan Manchester City untuk mempertahankan gelar. Pendukung The Gunners kini mulai berani memimpikan trofi Juara Liga Inggris kembali ke London Utara setelah menanti selama dua dekade.
Kini, fokus Arsenal adalah menjaga konsistensi di sisa kompetisi. Meskipun performa melawan Brighton sempat dikritik, mentalitas juara tetap terlihat dari cara mereka mengamankan hasil. Mampukah Arsenal terus melaju mulus dan resmi menjadi juara Liga Inggris, atau justru Manchester City mampu melakukan comeback gila di detik-detik terakhir? Kita nantikan drama selanjutnya di Premier League.
Editor : Pujo Nugroho