Teknologi active aerodynamics ini bakal menjadi mimpi buruk atau justru anugerah bagi para pembalap di Sirkuit Albert Park.
Dikutip dari Radar Madiun, fitur baru seperti corner mode dan straight mode akan memaksa pembalap seperti Lewis Hamilton untuk beradaptasi kilat jika tak ingin dipermalukan oleh pembalap muda.
Dengan bahan bakar yang sepenuhnya berkelanjutan, F1 2026 menjanjikan balapan yang lebih hijau namun tetap liar dan penuh drama.
Seluruh rangkaian balapan bersejarah ini tersedia bagi penonton tanah air lewat platform Vidio.
Revolusi Mesin dan Aerodinamika Apa yang membuat musim ini begitu "mengerikan" bagi para kontestan?
F1 resmi memperkenalkan mesin hybrid yang kini memasok 50 persen tenaga dari sektor listrik.
Tak hanya itu, penggunaan bahan bakar yang sepenuhnya berkelanjutan serta sistem active aerodynamics dengan mode khusus untuk tikungan dan trek lurus akan menjadi penentu siapa yang paling cepat beradaptasi.
Strategi balap kini bukan lagi soal menekan pedal gas sedalam mungkin, melainkan sejauh mana pembalap mampu menjinakkan teknologi baru ini di aspal Melbourne yang licin.
Verstappen Terancam, Hamilton Memulai Babak Baru Sang juara bertahan, Max Verstappen, dipastikan tidak akan melenggang mulus.
Ia kini berada dalam bidikan Lando Norris dari McLaren yang tampil makin solid, serta pahlawan lokal Australia, Oscar Piastri, yang berambisi naik podium di rumah sendiri.
Jangan lupakan sang legenda, Lewis Hamilton. Musim 2026 menjadi babak baru bagi kariernya yang diprediksi akan memberikan kejutan besar di tengah ketidakpastian regulasi baru ini.
Jadwal dan Cara Menonton Bagi para penggemar kecepatan di Indonesia, seluruh drama di lintasan Albert Park ini dapat disaksikan secara langsung melalui platform streaming Vidio.
Pastikan Anda tidak melewatkan sejarah baru yang tercipta di akhir pekan ini, di mana kecanggihan teknologi dan keberanian pembalap beradu dalam satu lintasan.
Editor : Marthadi