LombokPost – Iga Swiatek di Indian Wells 2026 kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia. Petenis asal Polandia itu tampil dominan untuk mengalahkan Maria Sakkari dan melaju ke babak berikutnya di BNP Paribas Open.
Dalam pertandingan babak ketiga Indian Wells 2026, Iga Swiatek menang meyakinkan dengan skor 6-3, 6-2 pada Senin malam waktu setempat.
Kemenangan ini membuat Iga Swiatek di Indian Wells 2026 berhasil membalas kekalahan dari Sakkari yang terjadi bulan lalu di Doha sekaligus mempertegas statusnya sebagai salah satu kandidat kuat juara turnamen.
Swiatek Kembali Nyaman di Indian Wells
Bagi Iga Swiatek di Indian Wells, turnamen di gurun California ini terasa seperti rumah sendiri.
Lapangan keras yang relatif lambat serta pantulan bola yang tinggi sangat cocok dengan gaya permainan agresif Swiatek. Tak heran jika Swiatek di Indian Wells 2026 memiliki rekor impresif 24 kemenangan dan hanya 3 kekalahan.
Petenis Polandia itu bahkan telah mencapai setidaknya semifinal dalam empat edisi terakhir turnamen, termasuk meraih dua gelar.
Kini, Iga Swiatek di Indian Wells 2026 kembali membidik gelar ketiga dalam lima tahun terakhir.
“Kami pernah bermain di dua final di sini, jadi lucu rasanya (melihat) kami bermain lagi dua tahun kemudian di babak ketiga,” kata Swiatek dalam wawancara di lapangan. “Jadi, tentu saja ini bukan pertandingan yang mudah. Saya sangat senang dengan hasilnya,” tegasnya.
Sakkari Sempat Mengancam
Pertandingan sempat berjalan sulit bagi Iga Swiatek di Indian Wells 2026 di awal set pertama.
Sakkari tampil solid dengan mengonversi break point pada game pembuka dan sempat unggul 2-0. Sebelum pertandingan ini, petenis Yunani tersebut juga tampil efisien dengan memenangkan seluruh game servisnya dan menyelamatkan enam break point.
Namun Swiatek di Indian Wells 2026 segera menemukan ritmenya. Ia meningkatkan intensitas pukulan forehand dalam kondisi berangin dan berhasil merebut enam dari tujuh game berikutnya untuk menutup set pertama.
Dominasi Swiatek berlanjut di set kedua. Ia mematahkan servis Sakkari tiga kali sebelum akhirnya memastikan kemenangan setelah pukulan backhand Sakkari meleset.
Sepanjang pertandingan, Iga Swiatek di Indian Wells 2026 mematahkan servis lawannya lima kali dan menyelamatkan enam dari delapan break point yang dihadapinya.
Catatan Rekor Mengagumkan
Kemenangan ini kembali menegaskan dominasi Swiatek di Indian Wells 2026. Ia menjadi pemain pertama yang mencapai Babak 16 Besar Indian Wells selama enam tahun berturut-turut sejak Agnieszka Radwanska dan Caroline Wozniacki melakukannya pada periode 2008-2014.
Secara keseluruhan, Iga Swiatek juga memiliki statistik luar biasa di turnamen level WTA 1000. Sejak format ini diperkenalkan pada 2009, Swiatek memiliki rekor 129-31 (.806) dan hanya kalah dari legenda tenis Serena Williams yang memiliki persentase kemenangan lebih tinggi.
Selain itu, dalam 34 pertandingan terakhir melawan pemain di luar Top 20, Swiatek hanya menelan satu kekalahan — yakni dari Sakkari di Doha — yang kini berhasil ia balas di Indian Wells 2026.
Swiatek Belajar dari Kekalahan di Doha
Usai pertandingan, Iga Swiatek di Indian Wells 2026 mengakui bahwa kekalahan dari Sakkari di Doha memberinya pelajaran penting.
“Saya rasa saya beradaptasi lebih baik dengan bola-bola pendek daripada di Doha,” kata Swiatek setelah pertandingan. “Saya ingat cukup menyebalkan di sana membuat kesalahan dari bola-bola itu. Saya juga lebih memahami arah angin,” bebernya.
“Saya rasa servis saya lebih baik, mungkin. Pengembaliannya juga tepat sasaran. Saya ingat di Doha terkadang melakukan kesalahan dan tidak memukul dengan bersih. Hari ini saya benar-benar bisa merasa bebas untuk menekan Maria. Ya, saya hanya memiliki waktu yang tepat, menurut saya,” tegasnya.
Editor : Rury Anjas Andita